JAKARTA, RIAUSATU.COM - Epidemiolog dari Grifith University Australia, Dicky Budiman, menyebut jika belum ada tempat yang aman untuk melepas masker. Pernyataan tersebut diberikan dengan melihat kondisi masyarakat pada saat ini.
Pada saat ini, sudah sudah banyak masyarakat yang melepaskan masker ketika berada di ruang terbuka, padahal kasus Covid-19 masih belum berakhir.
Ditambah dengan dicabutnya aturan PPKM yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memunculkan potensi masyarakat akan lebih abai dalam menerapkan protokol kesehatan, salah satunya penggunaan masker.
Penghapusan PPKM dilakukan Jokowi meskipun angka kasus Covid-19 di Indonesia belum mencapai titik nol.
Sebelum dihapuskan, Indonesia menerapkan PPKM Level 1 di seluruh wilayah.
Pertimbangan atas keputusan tersebut diungkap Jokowi dilakukan dalam kurun waktu yang cukup panjang.
Ada penelitian jangka menengah yang dilakukan sebelum akhirnya mencapai keputusan menghentikan PPKM.
Sebelum memutuskan untuk mencabut PPKM, pemerintah telah melakukan kajian terlebih dulu selama 10 bulan dengan melihat angka BOR, positivity rate, dan angka kematian.
Angka BOR, positivity rate, dan angka kematian yang dinilai berada di bawah standar WHO membuat pemerintah mengambil keputusan tersebut.
"Tidak ada satu pun di ruang terbuka yang sudah bisa dikatakan aman karena belum semua tempat sudah memenuhi syarat untuk bebas dari penularan Covid-19," ujar Dicky Budiman.
Bahkan, di sejumlah ruang tertutup sudah banyak masyarakat yang mengabaikan tentang penggunaan masker.
Penggunaan masker menjadi salah satu langkah awal untuk mencegah tertular dari berbagai penyakit menular yang disebarkan melalui virus, termasuk Covid-19.
"Pemakaian masker tidak boleh ditekankan hanya pada orang sakit atau pada saat berada dalam kerumunan yang ramai, tapi untuk semua situasi dan kondisi," ucap Dicky Budiman.
Oleh karena itu, Dicky Budiman menekankan pentingnya penggunaan masker meskipun PPKM telah dicabut dan kasus Covid-19 di Indonesia telah melandai.
Konteksnya saat ini bergantung pada situasi. Meskipun di ruang terbuka, sehat, tapi kondisi seperti ini justru ada acaman XBB 1.5 di ruang terbuka. Jadi ruang terbuka itu juga tidak sesuai dengan definisinya yang dikatakan baik tadi," tutur Dicky Budiman.