KAHMI Tegas Bantah Keterlibatan BINDA Dalam Munas

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Minggu, 27 November 2022 | 04:51 WIB
Mohammad Tavip Abdul Karim. (ft: int)
Mohammad Tavip Abdul Karim. (ft: int)

 

 

 

 

 

 

PALU, RIAUSATU.COM - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menyayangkan adanya pesan berantai di media sosial yang mengaikan Badan Intelejen Negara Daerah (Binda) dengan pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-11 KAHMI di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

"Selama rapat koordinasi dan pertemuan dengan pimpinan daerah, BIN tidak pernah terlibat," kata Ketua Panitia Daerah Munas KAHMI Mohammad Tavip Abdul Rahman di Palu, Sabtu (26/11/2022) malam.

Pernyataan itu disampaikannya terkait munculnya pesan berantai dengan judul "Jokowi Gagal Membuka Munas KAHMI, Kenapa?".

Menurut dia, opini itu cenderung menyudutkan lembaga negara yang tidak pernah terlibat langsung dalam memberikan saran dan masukan.

"Sangat disayangkan adanya opini itu, dengan latar belakang penulis yang belum bisa dipertanggung jawabkan secara akademis," katanya menegaskan.

Sementara itu, Ketua Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sulawesi Tengah Andi Mulhanan Tombolotutu mengatakan tulisan itu terlalu berlebihan dengan sumber yang belum dapat dipertanggung jawabkan.

"BINDA hadir dalam rapat resmi atau rapat koordinasi dimana yang terkonfirmasi resmi hadir adalah wakil presiden," jelasnya.

Dia menegaskan tidak pernah ada pertemuan dengan Binda Sulteng, bahkan memberikan masukan jika Presiden Jokowi kalah pamor dengan Anies Baswedan, jika mereka menghadiri Munas di Palu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB
X