Safari Ramadhan di Bagansiapiapi, Bupati Suyatno Janjikan Infrastruktur

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Senin, 13 Juni 2016 | 19:22 WIB

BAGANSIAPIAPI, RIAUSATU.COM-Pemkab Rokan Hilir menggelar Safari Ramadhan 1437 Hijriyah perdana di Masjid Al Iklas, Bagansiapiapi, Minggu (12/6/16). Kegiatan dihadiri Bupati Suyatno dan Wakil Bupati Drs. Djamiludin.

Saat itu juga diserahkan bantuan untuk masjid dan mushollah di Kecamatan Bangko, dengan rincian, Masjid Al Ikhlas, Al Khairiyah, Khairunnas, Ar Ridho, Attabiin, Mushollah Al Fath, Nuryani dan Al Falah.

Bupati Suyatno dalam sambutannya mengatakan, safari ramadhan saat itu merupakan yang perdana.

Suyatno memperkenalkan wakilnya Drs Djamiludin, yang saat sholat Isya didaulat menjadi imam, suatu kebanggaan bagi pasangan yang sudah dilantik 8 Juni 2016, untuk masa jabatan 2016-2021.

Dia menjanjikan infrastruktur di Bagansiapiapi, Rp14 miliar untuk overlay semua ruas jalan Kota Bagansiapiapi, yang sudah dianggarkan sejak tahun 2015, namun karena kendala teknis belum bisa dilaksanakan dan akan dilaksanakan tahun 2016.

Karena keterlambatan pembangunan jalan Kota Bagansiapiapi, masyarakat di Jalan Utama sempat memperbaiki jalan rusak dengan swadaya. ''Sebenarnya malu saya,'' pengakuan Suyatno, sebagaimana dilansir riauterkini.com.

Maka, Jalan Utama akan jadi perhatian khusus, dibangun dengan jalan rigid. ''Ini janji kami di rumah Allah ini,'' timpal Suyatno.

Kendala lain pembangunan jalan di Kota Bagansiaiapi bebernya, masih ada masyarakat yang tidak mau tanahnya terkena pembangunan dan diperintahkannya Kabag Pertanahan, Ismail Mahsah untuk sesegera mungkin melakukan ganti rugi.

Terhadap keluarga pemilik tanah, Suyatno minta untuk bisa bekerja sama, agar jalan lingkar salah satunya dimanfaatkan santri pondok pesantren untuk lewat, bisa dipergunakan.

Sementara itu, jalan lintas Ujung Tanjung-Bagansiapiapi sudah menjadi jalan nasional, mengapa diserahkan, karena jalannya menurut Suyatno terlalu panjang, sehingga APBD Rohil tak sanggup mendanainya, ditambah tahun 2016 mengalami defisit anggaran Rp812 miliar.

Salah satu upaya untuk mengurangi defisit anggaran dengan memfungsikan dan memindahkan pusat perkantoran ke batu enam. ''Tak ada lagi menyewa ruko lagi, menghabiskan anggaran yang cukup besar. Museum Muslim, kalau pramuka tak jadi, akan dijadikan kantor BUMD,'' tambahnya.

Dalam pada itu, safari ramadhan itu diisi juga santapan safari ramadhan dengan penceramah Dedi Safri, S.Ag, dari Ujung Tanjung. (dri)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

Monumen SMSI Menjadi Salah Satu DTW di Cilegon

Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Jumat, 29 Mei 2026 | 21:15 WIB
X