nasional

Saat Prabowo Kontrol Ekspor SDA, 10 Raja Sawit Indonesia Masuk Radar

Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:43 WIB
Saat Prabowo Kontrol Ekspor SDA, 10 Raja Sawit Indonesia Masuk Radar.

"Jadi saya periksa 10 perusahaan CPO terbesar di Indonesia. Saya random pengapalannya ke luar negeri seperti apa. Rupanya biasanya ekspor ke AS tidak langsung, mereka lewat pedagang perantara di Singapura," katanya.

Siapa Saja Raja Sawit yang Dimaksud?

Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung, menjelaskan bahwa 10 perusahaan yang dimaksud merupakan kelompok usaha sawit terbesar yang memiliki rantai bisnis terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Mereka menguasai mata rantai industri mulai dari perkebunan, pabrik kelapa sawit, industri pengolahan, perusahaan perdagangan atau eksportir, hingga jaringan perusahaan afiliasi di negara tujuan ekspor.

"Sebetulnya banyak perusahaan trader atau eksportir minyak sawit dan turunannya. Semua ada daftarnya di Kemendag. Sepuluh perusahaan yang disebut Menkeu merupakan grup usaha sawit yang terintegrasi dari hulu sampai hilir," kata Tungkot.

Berdasarkan data PASPI, berikut 10 perusahaan eksportir sawit terbesar yang menjadi bagian dari kelompok usaha raksasa sawit Indonesia:

  1. PT Eka Dura Indonesia (Astra Agro Lestari Group)

  2. PT Inti Indosawit Subur (Asian Agri Group)

  3. PT Energi Unggul Persada (KPN Corp Group)

  4. PT Intibenua Perkasatama (Wilmar Group)

  5. PT Ivo Mas Tunggal (Sinar Mas Group)

  6. PT Karya Indah Alam Sejahtera (Wings Group)

  7. PT Letawa (Astra Agro Lestari Group)

  8. PT Multimas Nabati Asahan (Wilmar Group)

  9. PT Musim Mas (Musim Mas Group)

Halaman:

Tags

Terkini

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB