Ia menjelaskan, penanganan titik kerusakan dimulai dari bulan Mei 2024 atau pasca-bencana dan ditargetkan rampung akhir Juli 2024.
“Saat ini, HKI tengah mengerjakan penanganan di KM 64, dan berfokus di KM 64+100 dan 64+200. Dua titik ini menjadi perhatian utama di mana kondisi jalan putus total akibat banjir,” kata Eka.
Ia menyebutkan, bascabanjir bandang atau galodo yang menyebabkan kerusakan di jalan batas Kota Padang Panjang - Sicincin, HKI langsung melakukan mobilisasi alat-alat berat seperi eksavator dan alat pendukung lainnya dari proyek HKI terdekat untuk membersihkan sisa material akibat terjangan banjir.
“Kini, HKI tengah melaksanakan sejumlah pekerjaan seperti normalisasi sungai dan menimbun badan jalan, agar jalan segera dapat digunakan fungsional oleh masyarakat,” terang Eka.***