Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Rp1,8 T, Sang Menteri Ngaku Tak Tahu

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Kamis, 16 Juli 2026 | 18:48 WIB
Heboh pengadaan kipas angin Kopdes Merah Putih. (f: Ist)
Heboh pengadaan kipas angin Kopdes Merah Putih. (f: Ist)

 

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti isu pengadaan kipas angin senilai Rp1,8 triliun dalam proyek Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Sebelumnya, beredar anggapan terkait anggaran yang digelontorkan untuk pengadaan tersebut tidak sejalan dengan efisiensi yang tengah digencarkan pemerintah.

Setelah ramainya isu tersebut, Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono kini angkat bicara soal isu pengadaan 1,8 juta unit kipas angin senilai Rp1,8 triliun itu dalam proyek Kopdes Merah Putih.

Ferry mengklaim, pengadaan tersebut bukan dilakukan oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop).

Oleh karena itu, sang Menkop mengaku tidak mengetahui secara pasti informasi yang beredar mengenai proyek tersebut.

"Kemudian juga soal kipas angin ini saya enggak tahu. Ini kan pengadaannya bukan di kami," ujar Ferry dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Kamis, 16 Juli 2026.

Menkop Dicecar DPR

Mulanya, dalam rapat itu, Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam juga mempertanyakan kebenaran kabar pengadaan 1,8 juta unit kipas angin dengan nilai mencapai Rp1,8 triliun.

Menurut Mufti, hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pemerintah mengenai pengadaan tersebut.

"Hari ini rakyat sedang dihebohkan dengan isu adanya pengadaan kipas angin 1,8 juta dengan nilainya Rp1,8 triliun," kata Mufti.

"Lalu dari isu ini kami mencari informasi, tapi kami tidak dapat satu informasi pun dari pemerintah adanya pengadaan ini," ujar Mufti dalam rapat tersebut.

Harga Pasaran Jadi Sorotan

DPR lantas menilai anggaran yang beredar tidak sejalan dengan harga kipas angin di pasaran.

Terlebih, Mufti menilai hal itu berdasarkan penelusurannya di sejumlah platform perdagangan elektronik, kipas angin berdiri dari merek ternama dijual sekitar Rp300 ribu hingga Rp338 ribu per unit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB
X