33 Orang Diperkirakan Masih Hilang dalam Bencana Longsor Jembatan Kembar di Padang Panjang

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Senin, 8 Desember 2025 | 18:34 WIB
Apel Bersama di Jembatan Kembar, Kelurahan Silaing Bawah. Foto: katasumbar.com)
Apel Bersama di Jembatan Kembar, Kelurahan Silaing Bawah. Foto: katasumbar.com)

PADANG PANJANG, RIAUSATU.COM -
Upaya pencarian korban hilang akibat galodo dan tanah longsor terus ditingkatkan.

Pemerintah Kota Padang Panjang di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bersama Basarnas dan BNPB kembali mengerahkan seluruh kekuatan untuk menyisir berbagai lokasi pencarian.

Pencarian dimulai setelah Apel Bersama di Jembatan Kembar, Kelurahan Silaing Bawah, yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, pada Minggu 7 Desember 2025.

Pada kesempatan itu, Sonny menegaskan, pelaksanaan apel bertujuan memaksimalkan kembali upaya pencarian terhadap 33 korban yang masih belum ditemukan, terdiri dari 17 warga Padang Panjang dan 16 warga dari luar daerah.

Ia menyampaikan, seluruh tim akan kembali bekerja secara terkoordinir dengan pembagian area yang lebih terstruktur, serta menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menjalankan tugas di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Sonny berharap seluruh korban dapat segera ditemukan mengingat waktu pencarian telah memasuki hari ke-11.

Koordinator Pencarian dan Pertolongan Banjir Bandang Padang Panjang dari Basarnas, Samsul Akmal menyampaikan, pencarian dilakukan melalui empat sektor utama yang telah ditentukan. Sektor pertama menyisir aliran dari titik 0 Jembatan Kembar hingga Mega Mendung, sementara tim lainnya melakukan pemantauan proses normalisasi sungai di sepanjang jalur terdampak.

Pencarian juga dilakukan dari Kayu Tanam hingga Bendungan Anai menggunakan teknik arung jeram untuk menjangkau area sungai yang sulit diakses.

Sedangkan sektor terakhir mencakup wilayah dari Bendungan Batang Anai hingga Lubuk Alung dengan bantuan perahu karet bermesin.

Operasi ini melibatkan personel dari berbagai wilayah, termasuk BNPB, Basarnas Riau, Jambi, Palembang, Limapuluh Kota, dan Tanah Datar. Selain itu, unsur pendukung seperti Satpol PP Damkar, TNI, Polri, PMI, Tagana, serta tim potensi SAR lainnya turut terlibat dalam memperkuat pencarian.

Apel tersebut juga dihadiri Kepala BPBD Kesbangpol, Nofiyanti, Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA, Winarno, Kepala Satpol PP Damkar, Benny, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Ade Devita, dan sejumlah unsur lainnya yang terus memberikan dukungan penuh terhadap upaya pencarian.

Sejauh ini, jumlah korban tewas yang telah teridentifikasi sebanyak 39, sementara 3 belum teridentifikasi sesuai data Minggu 7 Desember 2025.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X