JAKARTA, RIAUSATU.COM - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan, 50 kota di Indonesia yang menjadi prioritas pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan diperbaiki infrastrukturnya.
Hal ini disampaikan Dody usai menghadiri acara 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Giran: Optimism on 8% Economic Growth di Jakarta, Kamis (16/10/2025).
"Pasti, dong. Pasti-pasti. Jadi lebih kita fokuskan, di 50 kota itu kita fokuskan (peningkatan) infrastruktur," ungkap Dody, dilansir kompas.com.
Dody menjelaskan, 50 kota yang diprioritaskan tersebut memiliki ragam kebutuhan, mulai dari ketahanan pangan hingga pariwisata.
Sebagai contoh untuk pariwisata, Kementerian PU akan memfokuskan perbaikan jalan maupun ketersediaan air bersih.
Untuk diketahui, 50 kota prioritas ini dibagi menjadi tiga fokus utama, yakni 10 kawasan metropolitan utama, empat kota metropolitan usulan baru, dan 36 kota non-metropolitan yang akan difokuskan pada pengembangan industri, pariwisata, perdagangan, juga pendidikan.
10 kawasan metropolitan utama:
Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Manado
4 kota metropolitan usulan baru: Pekanbaru, Yogyakarta, Surakarta, Malang.
9 Kota Industri
Cilegon, Batang, Gresik, Morowali, Konawe, Luwu Timur, Halmahera Tengah (Weda), Mempawah (Kijing), Bitung.
10 kota pariwisata:
Balige (Toba), Bintan, Tanjung Pinang, Buleleng (Kabupaten Singaraja), Mataram, Labuan Bajo (Kabupaten Manggarai Barat), Bukittinggi, Belitung, Gorontalo (Trans NKRI),
8 Kota perdagangan:
Bandar Lampung, Samarinda, Balikpapan, Sorong, Bengkulu, Surakarta, Jayapura Manado.
5 Kota pendidikan Depok, Sumedang (Jatinagor), Salatiga, Malang, Purwokerto.
4 kota kecil spesial
Tana Toraja, Banda Neira (Kabupaten Maluku Tengah), Pulau Morotai, Pegunungan Arfak.***