Menyusul Eropa, Gelombang Panas Mulai Landa Asia

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47 WIB
Ilustrasi. (f: kompas.com)
Ilustrasi. (f: kompas.com)

Menurut Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana, hampir 11.000 orang mencari perawatan medis darurat di Jepang dalam seminggu terakhir.

Empat belas di antaranya dinyatakan meninggal saat tiba di rumah sakit.

Mereka menambahkan, masyarakat harus menganggap cuaca panas ekstrem ini sebagai bencana.

"Suhu telah meningkat sejak pertengahan Juli dan gelombang panas ekstrem diperkirakan akan berlanjut di seluruh negeri," kata badan penanggulangan bencana tersebut.

"Tidak berlebihan untuk menyebut gelombang panas ekstrem ini sebagai bencana dengan banyak orang dilarikan ke rumah sakit atau bahkan meninggal akibat serangan panas," demikian pernyataan tersebut.

Para ilmuwan menuturkan, perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia meningkatkan frekuensi dan intensitas kejadian panas ekstrem di dunia.

Jepang mengalami musim terpanas dalam sejarah tahun lalu.

Suhu tertinggi yang pernah tercatat adalah 41,8 Celsius pada 5 Agustus 2025 di Isesaki, sebelah utara Tokyo.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Menyusul Eropa, Gelombang Panas Mulai Landa Asia

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47 WIB
X