Setya Novanto Jadi Ketum Golkar, Apa Kabar Kasus Papa Minta Saham?

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Rabu, 18 Mei 2016 | 14:58 WIB

JAKARTA, RIAUSATU.COM-Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar 2016-2019. Saat masih menjabat ketua DPR, Setya Novanto terbelit kasus Papa Minta Saham, dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo saat melobi Presiden Direktur PT Freeport Indonesia.

Kejaksaan Agung sempat memanggil beberapa saksi, termasuk Setya Novanto untuk diperiksa terkait pemufakatan jahat kasus Papa Minta Saham. Namun kasus tersebut belum menunjukkan tanda-tanda perkembangan alias mandek.

Jaksa Agung Pidana Khusus (Jampidsus), Arminsyah memastikan kasus Papa Minta Saham tidak akan berhenti meski Setya Novanto terpilih jadi Ketum Partai Golkar. "Kenapa? (Harus berhenti), kan semua orang harus sama di muka hukum. Itu jawabannya," kata Arminsyah di Kejagung, Jakarta, Rabu (18/5).

Saat ini Korps Adhyaksa masih meneliti dan mengumpulkan semua bukti dan hasil pemeriksaan saksi. Hanya saja, pihaknya terbentur belum adanya keterangan dari saksi kunci yakni pengusaha Riza Chalid.

''Masih kita teliti, nanti saja dulu, karena 1 (Riza Chalid) belum dimintai keterangan, salah satunya (kesulitan),'' ujar dia, sebagaimana dilansir merdeka.com.

''Sementara kita masih membutuhkan kelengkapan keterangan, karena ini kan obrolan mereka bertiga,'' timpal dia.

Arminsyah juga mengaku tengah mendalami keterangan saksi ahli. Namun, dia menolak membeberkan hasil penyelidikan kasus pemufakatan jahat perpanjangan kontrak PT Freeport tersebut.

''Iya ahli juga masih kita kaji kembali. Sementara (temuan pidana belum bisa kita jawab,'' tandasnya. (dri)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

X