hukrim

Rumitnya 3 Kasus Korupsi yang Jerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sampai FBI Turun Tangan

Selasa, 14 Juli 2026 | 16:17 WIB
Menyoroti peran FBI dan Secret Service AS dalam penyidikan 3 perkara korupsi yang menjerat eks Jampidsus, Febrie Adriansyah. (f: Instagram.com/@undercover.id)

 

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti keterlibatan Federal Bureau of Investigation (FBI) atau badan intelijen di Amerika Serikat (AS) yang turut mengawal kasus korupsi eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.

Sebelumnya, Kortastipikor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sempat menyita uang tunai, mata uang asing, hingga emas batangan dalam penyidikan 3 perkara korupsi yang menjerat Febrie.

Kini, sebagian kalangan menyoroti keberadaan FBI hingga Secret Service AS yang ikut dalam penyidikan, sebagai bukti rumitnya pengusutan kasus tersebut.

Terlihat dalam unggahan Instagram @undercover.id, tim rombongan FBI dan Secret Service AS diduga telah mendatangi Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Selasa, 14 Juli 2026 siang.

Sekitar pukul 12.45 WIB, badan intelijen dan penegak hukum di AS itu telah meninggalkan lokasi penyidikan.

"FBI dan Secret Service AS mengecek uang sitaan terkait kasus korupsi Febrie Adriansyah," tulis postingan tersebut.

Lantas, apa sebenarnya peran FBI hingga Secret Service AS dalam penyidikan skandal 3 perkara korupsi yang menjerat eks Jampidsus itu? Mari telusuri.

Mengapa FBI Sampai Ikut Turun Tangan?

Secara terpisah, Polri sempat mengungkapkan adanya sejumlah peran kedutaan besar (Kedubes) AS hingga Singapura dalam penyidikan kasus ini.

Terlebih, kini mencuat dugaan FBI dan Secret Service turut mengecek keaslian dolar AS yang disita dalam penyidikan tiga perkara korupsi Febrie Adriansyah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto sempat menuturkan, pemeriksaan keaslian mata uang asing melibatkan sejumlah pihak, yakni FBI, Kedubes AS, Kedubes Singapura, dan Bank Indonesia.

"Ini ada uang US dollar, Singapore dollar, Rupiah, termasuk emas batangan," kata Budi dalam keterangannya, pada Senin, 13 Juli 2026.

"Jadi nanti akan dilakukan uji terkait tentang Singapore dollar, US dollar dari FBI dan Kedutaan Amerika, termasuk dari Kedutaan Singapura dan Bank Indonesia," sambungnya.

Jejak Sitaan Kasus Korupsi Febrie

Halaman:

Tags

Terkini