Polres Rohil dan Forkopimda Gelar Rakor Bahas Penanggulangan Karhutla dan Fenomena Elnino 2026

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Rabu, 8 April 2026 | 16:21 WIB
Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni.
Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni.

 

ROHIL, RIAUSATU.COM - Polres Rohil menggelar rapat koordinasi lintas sektoral yang dihadiri Wakil Bupati Rohil, seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Rohil, TNI, Camat, unsur pemerintah daerah lainnya, Kalaksa BPBD, Manggala agni serta beberapa perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, Rabu 8 April 2026.

Rakor ini dilaksanakan dalam rangka penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan antisipasi fenomena El Nino tahun 2026 di wilayah hukum Polres Rohil.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni memberikan beberapa arahan terkait pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

"Kita sama-sama menyikapi kondisi cuaca saat ini yang telah memasuki kemarau dan fenomena El Nino tahun 2026 sehingga berdampak kepada kejadian kebakaran hutan dan lahan diakibatkan sebuah kebiasaan masyarakat kita untuk memulai membuka lahan baru pada musim kemarau. Ini menjadi sebuah tantangan buat kita bersama untuk menentukan dan merencakan apa apa saja yang harus kita lakukan satu visi dan misi dalam penanggulan Karhutla dan fenomena Elnino tahun 2026," ucap AKBP Isa Imam Syahroni.

Di depan peserta rakor, AKBP Isa Imam Syahroni juga menegaskan bahwa Karhutla ini bukan hal yang baru, jadi semua sudah harus siap kapanpun dan dimanapun, saat ini karhutla dan antisipasi Elnino menjadi prioritas utama.

Lanjutnya, penanganan bencana Karhutla diperlukan sinergitas dan kerja sama yang baik antar stakeholder serta memberikan edukasi kepada masyarakat larangan membakar lahan dan hutan dengan mengedepankan upaya pencegahan.

Berkaca dari tahun sebelumnya, AKBP Isa Imam Syahroni berharap pada tahun 2026 ini tidak terulang kembali kejadian-kejadian yang berefek langsung kepada masyarakat luas.

"Tentunya dengan kehadiran semua unsur Forkopimda, TNI dan stakeholder terkait disini perlu diantisipasi secara serius karena dampaknya sangat luas," tambah AKBP Isa Imam Syahroni.

Karhutla harus dicegah dengan cara memberikan sosialisasi serta pemahaman kepada masyarakat agar tidak melakukan penanaman hutan atau lahan, terlebih dahulu untuk pelaku perkebunan.

"Saya harap kita dapat besinergitas untuk menindak lanjuti kejadian kebakaran hutan atau lahan, berikan pemahaman kepada masyarakat jika ada masyarakat yang membuka lahan dengan cara dibakar," kata AKBP Isa Imam Syahroni.

Ia berharap, dengan koordinasi koordinasi ini kita bisa menyamaakan satu persepsi dan memperkuat dalam mengambil langkah langkah dalam upaya penanggulangan karhutla, sehingga stabilitas dan keamanan di Kabupaten Rohil dapat terus terjaga. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X