Dengan fasilitas tersebut, diharapkan jemaah dapat merasakan kenyamanan maksimal selama perjalanan, baik untuk rute jarak dekat maupun perjalanan antar kota seperti Madinah dan Makkah.
Hilal juga mengungkapkan kesan positif terhadap karakter jemaah haji asal Indonesia yang dinilai sangat membantu kelancaran operasional transportasi di lapangan.
“Kami sangat suka melayani jemaah Indonesia karena mereka sangat tertib waktu. Saat keberangkatan, kondisi bus juga tetap rapi dan bersih. Tidak pernah ada kendala berarti,” ungkapnya.
Selain itu, untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Rawahel al Mashaer Co juga melibatkan tenaga kerja asal Indonesia dalam operasionalnya.
Ada sekitar 40 persen dari total sopir dan kernet yang bertugas merupakan warga negara Indonesia.
Kehadiran tenaga kerja Indonesia ini dinilai mampu meminimalisir kendala komunikasi sekaligus memberikan rasa nyaman bagi jemaah, karena dapat berinteraksi menggunakan bahasa yang lebih familiar selama perjalanan.
Dengan berbagai peningkatan tersebut, layanan transportasi bagi jemaah haji Indonesia diharapkan dapat berjalan lebih optimal, aman, dan nyaman sepanjang rangkaian ibadah haji tahun ini.***