Arab Saudi Klaim Kepuasan Layanan Haji 90% di 2025

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Kamis, 5 Februari 2026 | 12:39 WIB
Ilustrasi ibadah haji. (f: kompas.com)
Ilustrasi ibadah haji. (f: kompas.com)

 

JAKARTA, RIAUSATU..COM - Kabar mencolok datang dari Arab Saudi. Sepanjang 2025, kerajaan ini menerima 19,5 juta jemaah haji dan umrah dari luar negeri, dengan tingkat kepuasan layanan melampaui 90 persen.

Capaian tersebut diumumkan oleh National Center for Performance Measurement of Public Entities (Adaa), lembaga pengukur kinerja instansi publik di Saudi, dikutip dari Saudi Press Agency, dilansir kompas.com.

Menurut Adaa, lonjakan kualitas layanan ini merupakan hasil percepatan transformasi yang selaras dengan Saudi Vision 2030, khususnya melalui Pilgrim Experience Program—program strategis yang berfokus pada pengalaman jemaah selama musim haji dan umrah.

Laporan program tersebut merinci bahwa tingkat kepuasan jemaah haji mencapai 91%, sementara jemaah umrah menyentuh 94%. 

Indikator ini mencerminkan kualitas perencanaan, operasional lapangan, serta sinergi lebih dari 60 entitas yang bekerja terpadu melayani para tamu Allah. 

Perbaikan disebut mencakup alur kedatangan, transportasi, akomodasi, bimbingan, hingga kesiapan fasilitas di dua kota suci.

Pemerintah Saudi menegaskan, keberhasilan ini merupakan kelanjutan dari tradisi panjang kerajaan dalam melayani pengunjung Dua Tanah Suci. 

Upaya tersebut mendapat dukungan langsung dari King Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Mohammed bin Salman, yang menempatkan pelayanan jemaah sebagai prioritas utama negara.

Seluruh sumber daya disebut dikerahkan setiap tahun untuk meningkatkan mutu layanan sekaligus memperkuat kesiapan sistem menghadapi lonjakan jemaah. 

Transformasi layanan haji dan umrah menjadi salah satu etalase keberhasilan Saudi Vision 2030. Program ini tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga integrasi sistem, tata kelola, dan pengalaman jemaah dari hulu ke hilir. 

Dengan rekor 19,5 juta jemaah mancanegara dan kepuasan di atas 90 persen, Arab Saudi menunjukkan bagaimana manajemen modern, koordinasi lintas lembaga, dan komitmen politik bisa menghadirkan pengalaman ibadah yang semakin nyaman bagi jutaan Muslim dunia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Rekomendasi

Terkini

PP Persis Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:10 WIB

Pemulangan Haji Gelombang I Berakhir

Selasa, 16 Juni 2026 | 08:18 WIB

BPKH Usul Setoran Awal Haji Naik Jadi Rp 35 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 16:07 WIB
X