Proyek Kampung Haji Disebut Bakal Buka 7.500 Lapangan Kerja untuk TKI

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Rabu, 3 Desember 2025 | 22:23 WIB
Anggota DPR-RI, Misbakhun. (f: kompas.com)
Anggota DPR-RI, Misbakhun. (f: kompas.com)

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Proyek pembangunan Kampung Haji di Mekkah yang digarap Badan Pengelola Investasi (DPI) Danantara disebut bakal membuka 7.500 lapangan kerja bagi tenaga kerja Indonesia (TKI).

Proyek tersebut menjadi salah satu materi yang dibahas antara Danantara dengan Komisi XI DPR RI dalam rapat kerja (Raker) di Senayan, Selasa (2/12/2025).

Dalam rapat itu, Misbakhun menyebut, proyek Kampung Haji memiliki dampak ekonomi yang besar.

“Ini contoh konkret bagaimana investasi luar negeri bisa kembali memberikan manfaat langsung ke masyarakat,” kata Misbakhun sebagaimana dikutip dari keterangan resmi, Rabu (3/12/2025) dilansir kompas.com.

Adapun proyek Kampung Haji tertuang dalam roadmap Danantara Investment Management (DIM).

Menurut Misbakhun, proyek Kampung Haji itu menjawab kebutuhan jemaah haji Indonesia yang jumlahnya paling banyak di dunia.

Investasi itu diproyeksikan bakal membuka memberikan efek ganda pada ekonomi Indonesia. "Ini langkah positif,” ujar Misbakhun.

Pada rapat tersebut, selain proyek Kampung Haji, Misbakhun juga menyebut, proyek pembangunan fasilitas waste to energy (WtE) atau pengolahan sampah menjadi listrik akan berperan signifikan.

Tidak hanya menjawab persoalan sampah proyek itu juga diproyeksikan akan membuka 3.500-4.500 lapangan kerja dengan kontribusi Rp 1,6 triliun per tahun pada produk domestik bruto (PDB).

“Jika Danantara bisa mengeksekusi proyek-proyek seperti WtE secara konsisten, ini akan memperkuat fondasi energi bersih Indonesia,” ujar Misbakhun.

Sementara itu, CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan pihaknya fokus mendukung program pembangunan Presiden PRabowo Subianto.

Kerja-kerja itu dilakukan dengan profesional, terpercaya, dan menyatukan pemangku kewenangan serta BUMN dalam agenda besar Danantara.

“Semua ini tidak bisa akan tercapai tanpa kepercayaan dan dukungan penuh dari teman-teman di DPR,” kata Rosan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

PP Persis Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:10 WIB

Pemulangan Haji Gelombang I Berakhir

Selasa, 16 Juni 2026 | 08:18 WIB

BPKH Usul Setoran Awal Haji Naik Jadi Rp 35 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 16:07 WIB
X