Temuan BPK, Pertamina Hulu Energi Berpotensi Rugi Rp1,34 Triliun

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Selasa, 28 April 2026 | 10:10 WIB
Hermansyah Y Nasroen, Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE). (f: internet)
Hermansyah Y Nasroen, Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE). (f: internet)

Kasus WK Randugunting menunjukkan pentingnya evaluasi dini terhadap proyek yang tidak ekonomis.

Tanpa keputusan strategis—seperti optimalisasi, farm out, atau penghentian proyek—beban biaya berpotensi terus meningkat tanpa diimbangi produksi yang memadai.

Di tengah upaya pemerintah meningkatkan produksi migas nasional dan menjaga ketahanan energi, efisiensi investasi serta ketepatan pengambilan keputusan di tingkat operator menjadi faktor kunci.

Temuan BPK menjadi pengingat bahwa tata kelola dan manajemen risiko yang kuat sangat diperlukan agar setiap wilayah kerja memberikan nilai tambah, bukan justru menjadi sumber kerugian. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

X