teknologi

Tidak Berbahaya bagi Umat Manusia, Ini 9 Fakta tentang Fenomena Solstis

Kamis, 22 Desember 2022 | 13:53 WIB
Ilustrasi matahari. (f: Pixabay/Pexels/Pikiran.Rakyat.com)

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Heboh fenomena solstis di jagad maya mengundang perhatian banyak orang. Fenomena yang terjadi pada 22 Desember 2022 itu oleh sementara pihak dikaitkan dengan sejumlah peristiwa yang mengerikan. Padahal fenomena solstis bukan suatu kejadian yang berbahaya bagi manusia.

Salah satunya terkait larangan untuk tidak keluar rumah pada malam hari saat terjadi fenomena solstis Desember 2022. Larangan tersebut tidak benar.
Faktanya, fenomena solstis bukan suatu kejadian yang berbahaya bagi manusia. Sebab solstis adalah peristiwa alam yang terjadi secara berkala yang disebabkan adanya perputaran Bumi di sekitar Matahari.

Untuk mengenal lebih banyak tentang kejadian astronomis itu, berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui tentang fenomena solstis.

1. Terdapat dua fenomena solstis

Fenomena solstis tidak hanya terjadi pada bulan Desember saja setiap tahunnya, tetapi juga akan ditemukan pada bulan Juni.

Solstis Desember terjadi di belahan Bumi utara merupakan titik balik Matahari musim dingin dan menjadi hari terpendek dalam setahun.

Lalu di belahan Bumi selatan disebut sebagai titik balik Matahari musim panas dan menjadi hari terpanjang dalam setahun. Alasannya, karena ekuinoks dan titik balik Matahari berseberangan di sisi planet yang berlawanan.

Fenomena solstis tidak terjadi begitu saja, melainkan terjadi pada saat tertentu yakni ketika Matahari tepat berada di atas Tropic of Capricorn.

Pada Desember 2022, titik balik Matahari terjadi pada tanggal 22 Desember sekitar pukul 4.49 WIB, 5.49 WITA, atau 6.49 WIT.

3. Matahari akan diam

Seperti makna dari istilah solstis yang berasal dari kata Latin solstitium yang berarti Matahari diam.

Hal itu merujuk pada Matahari yang mencapai posisi paling selatan jika dilihat dari bumi, planet itu tampak diam di Tropic of Capricorn dan kemudian berbalik arah.

4. Tanggal bervariasi

Fenomena solstis tidak selalu terjadi pada tanggal yang sama, melainkan bervariasi seperti pada tanggal 20, 21, 22, atau 23 Desember.

Kendati demikian peristiwa tersebut jarang terjadi pada 20 atau 23 Desember. Fenomena solstis 23 Desember terakhir terjadi pada tahun 1903.

Halaman:

Tags

Terkini