Peran BBC untuk Italia

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Jumat, 10 Juni 2016 | 10:55 WIB

ROMA, RIAUSATU.COM-Tim nasional Italia punya ''BBC'' yang akan diandalkan dalam mengatasi lawan seraya meraih kesuksesan di Piala Eropa 2016.

Istilah ''BBC'' ini mungkin lebih identik dengan trisula klub Real Madrid--Gareth Bale, Karim Benzema, dan Cristiano Ronaldo. Ketiganya merupakan tumpuan lini depan Madrid.

Sementara Italia juga punya ''BBC'' lainnya: bek Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli, dan Giorgio Chiellini yang bersiaga dalam mengawal sang kiper Gianluigi Buffon.

Tiga bek itu, plus Buffon sebagai kuartet, bukan cuma menjadi andalan Juventus yang sudah menyabet lima titel Serie A terakhir melainkan juga tulang punggung Antonio Conte, pelatih Italia yang juga mantan allenatore Juve, di Prancis musim panas ini.

''Sudah pasti merupakan sebuah keuntungan bisa mengandalkan empat pemain dari Juventus yang sudah sekian lama main bersama-sama di lini bertahan, dan tentu saja kami membangun sesuatu yang solid dari fondasi itu,'' ujar Conte kepada UEFA.com., sebagaimana dilansir detik.cm.

''Tapi seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, saya suka mengadopsi gaya permainan proaktif, dan untuk itu keseimbangan akan penting dalam hal menyerang dan bertahan,'' lanjutnya.

Maka jika ''BBC'' Madrid akan berusaha mengoyak pertahan lawan dengan konsep menyerang adalah pertahanan terbaik, versi Italia adalah kebalikannya; pertahanan merupakan bentuk penyerangan terbaik.

''Yang pasti adalah skema bertahan juga menyertakan para pemain depan. Tugas kami dipermudah karena para pemain depan kami, seperti keinginan Conte, adalah pemain bertahan pertama kami. Mereka menggunakan pressing ketat pada pemain belakang lawan, membuat kami bisa lebih agresif,'' kata Bonucci.

Hal itu tercermin dari laju Gli Azzurri di fase kualifikasi ketika menjadi satu dari empat tim yang tidak terkalahkan. Hal itu diharapkan Chiellini bisa terus dipertahankan dalam usaha ke final.

''Saya pikir sebuah tim tidak perlu bikin gol yang banyak-banyak amat; Anda cuma perlu mencetak satu gol lebih banyak dari lawan dan kebobolan lebih sedikit. Itu yang penting,'' ucap bek 31 tahun itu.

''Apalagi secara tradisi Italia bukanlah sebuah tim yang bikin banyak gol. Tim-tim lain lebih mungkin bikin enam gol di sebuah laga internasional, sedangkan kami paling-paling menang 2-0 lawan tim yang sama. Itulah yang penting. Saya pikir laju kualifikasi kami sudah bagus sekali, kami cuma harus kebobolan lebih sedikit gol dan mencetak lebih banyak gol, itu saja. Secara pribadi saya ingin lebih fokus dalam hal kebobolan lebih sedikit karena di fase knockout nanti, kalau Anda tidak kebobolan maka Anda setidaknya punya kans menang adu penalti. Kebersamaan defensif haruslah jadi target utama kami.

''Setelah itu saya yakin bahwa dengan kualitas teknik dan taktik kami, dan berkat kontribusi dari seorang pelatih fantastis, kami akan mampu mendapatkan banyak kesempatan untuk bikin gol,'' tutur Chiellini. (dri)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

Listrik di Riau Sudah Pulih 100 Persen

Senin, 25 Mei 2026 | 13:45 WIB
X