politik

Isu Reshuffle Kabinet Kian Menguat, Pengamat: Tidak Mempengaruhi Konstelasi Politik

Senin, 30 Januari 2023 | 15:57 WIB
ILustrasi perombakan kabinet. (f: int)

Tradisi Rabu Pon
Mengenai isu reshuffle, Presiden Jokowi sudah menanggapinya saat ditanya wartawan. Namun, dia hanya meminta untuk menunggu, termasuk kemungkinan perombakan kabinet dilakukan pada Rabu Pon.

Awalnya, wartawan menyampaikan kepada Jokowi bahwa Rabu pekan depan merupakan Rabu Pon, mengingat weton (penentuan hari di Jawa) itu seringkali dijadikan momentum oleh Jokowi untuk melakukan perombakan kabinetnya. Wartawan bertanya, apakah Presiden akan melakukan perombakan kabinet pada Rabu Pon itu.

"Masa (pekan depan Rabu Pon)? Rabu Pon, benar? Ya nanti tunggu saja," ucap Jokowi, Minggu, 29 Januari 2023.

Terkait Rabu Pon dan reshuffle kabinet itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto ikut menanggapi pada Sabtu, 28 Januari 2023. Dia mengakui tentang sesuatu istimewa yang terkandung dalam Rabu Pon, seraya mengaitkan dengan keputusan-keputusan penting yang bisa dibuat di penanggalan Jawa itu.

"Berbagai momentum pada Rabu Pon itu memang sering mengandung sesuatu yang istimewa," ujar Hasto Kristiyanto.

"(Rabu Pon) bisa memunculkan kesadaran batin di dalam mengambil keputusan-keputusan strategis. Setiap orang punya preferensi itu," ucapnya menambahkan.

Hasto Kristiyanto menjelaskan, Presiden Soekarno pada masanya juga memiliki preferensi pada angka, termasuk penetapan tanggal Hari Kemerdekaan RI. Sementara kabar reshuffle kabinet, sepenuhnya berada dalam kewenangan Presiden Jokowi.

"Dalam menetapkan pola pembangunan semesta berencana, itu total halamannya seperti itu, mewakili (tanggal) 17, (bulan) 8, (tahun) 45; sehingga itu preferensi biasa dipilih para pemimpin," tutur Hasto Kristiyanto.

"Kalau reshuffle kan hanya bisa terjadi atas kehendak Bapak Presiden (Joko Widodo)," katanya menambahkan.***

Halaman:

Tags

Terkini