Proses pelantikan Zulaikha, yang diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang, diharapkan dapat menstabilkan posisi Partai Golkar di DPRD Riau menjelang tahun politik yang semakin dekat.
Namun, meskipun PAW Zulaikha akhirnya terbit, ketegangan politik di tubuh Golkar masih belum sepenuhnya reda.
Banyak pihak yang menganggap bahwa dinamika internal yang memengaruhi penunjukan pengganti Ferryandi ini masih akan berlanjut, dan bisa menjadi faktor penting dalam perhitungan strategis partai untuk menghadapi Pilkada dan Pemilu 2024. ***