Dengan Mata Berbinar, Kakek Ini Ceritakan Kegetiran Dibuang Anak & Isteri dalam Kondisi Lumpuh

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Senin, 30 Januari 2023 | 15:32 WIB
 Ilustrasi kakek dibuang. (f: int)
Ilustrasi kakek dibuang. (f: int)

TANGERANG, RIAUSATU.COM - Dengan mata berbinar menatap sesuap nasi di hadapannya, seorang kakek bercerita soal getirnya dibuang anak dan istri dalam keadaan lumpuh. Pria lanjut usia ini ditemukan oleh seorang mahasiswi bernama Erna Fatmawati, di belakang Tangcity Mall, Cikokol, Kota Tangeran, Banten.

Erna mengatakan, tak sengaja melihat kakek tersebut tertidur pulas di atas bangku taman saat dirinya berjalan-jalan di taman kota sepulang kuliah. Merasa iba, dia pun berinisiatif untuk membelikan air mineral untuk melepas dahaga sang kakek.

Siapa sangka, air yang harganya sekitar Rp3.000 itu bernilai ratusan kali lebih 'mahal' bagi kakek yang sudah dua hari kesulitan mencari makan. Jangankan mencari nafkah, lansia ini kabarnya kesulitan berjalan dan harus menggunakan alat bantu untuk menopang tubuhnya.

Tak tega, Erna kemudian membelikan seporsi nasi goreng untuk kakek berbaju putih itu. Sambil menyuguhkan hidangan sederhana, dia bertanya-tanya soal apa yang terjadi pada si kakek hingga harus tidur di taman seorang diri.

Bukan karena keriput di wajah, raut wajahnya tampak sangat lesu saat menceritakan kisah pilunya di hadapan pada Erna. Kakek tersebut mengaku dibuang oleh anak dan istrinya di Tangerang karena kondisi kesehatannya.

"Kakek ini divonis lumpuh. Kakeknya cerita kalau anak dan istri kakek ninggalin kakek karena alasan nggak mau ngurusin kakek yang lumpuh, ngomong-ngomong kakek ini anaknya cowo, satu orang," kata Erna, sebagaimana dilansir Pikiran-Rakyat.com.

Air mata mengalir di pipi lansia 70 tahunan itu ketika membeberkan sudah 60 hari lamanya terkatung-katung di taman kota.

"Kakeknya nangis pas aku ajak cerita sambil makan. Aku tanya kakeknya sekarang tinggal di mana dan kakeknya jawab tinggal di sini. Jadi kakek ini sudah 2 bulan dibuang sama anak dan istri, terus kakek ini siang malam stay di tempat ini, kalai hujan kakeknya nyari tempat buat neduh. Bayangin aja gimana dinginnya kalau malam di tempat terbuka apalagi kakek ini usianya yang sudah 80 lebih, nggak baik banget buat kesehatan," ujar dia.

Setelah mendengar curhat si kakek, Erna terkejut karena dulunya pria tersebut bukan orang sembarang. Sang lansia mengklaim sempat kuliah di bidang hukum hingga pernah menginjakkan kaki di luar negeri.

"Ternyata di kakek ini dulunya pernah kuliah sarjana hukum dan jadi pengacara, yang bikin akun kagum ternyata kakek ini pernah ke Prancis, Korea Selatan, aku lupa ya si kakek tujuannya ngapain intinya semacam study atau apa lupa banget, maaf," katanya.

"Kakeknya juga pintar bisa Bahasa Inggris, aku coba tes untuk kakeknya perkenalan pakai Bahasa Inggris dan ternyata memang benar kakeknya bisa," ujar dia.

Setelah dua bulan merasakan panas terik, serta dinginnya Cikokol, kakek tersebut berandai bisa pulang ke kampung halamannya di Pandeglang Banten. Meski begitu, Erna belum bisa banyak membantu mengingat keterbatasannya sebagai seorang mahasiswi.

Dia pun meminta bantuan pada netizen agar memberi tahu apabila ada kerabat atau keluarga yang mengenal kakek malang ini. Selain itu berdasarkan pantauan dari tim Pikira-Rakyat.com, Erna membantu para dermawan mengumpulkan donasi untuk keperluan kakek yang ditemuinya secara kebetulan itu.

"Kakek ini asli Pandeglang menikah dengan orang Tangerang, kakeknya ngomong ke aku sambil nangis, pengen pulang ke Pandeglang. Pengen banget kasih ongkos buat kakeknya tapi apa dayaku yang masih dijajanin orangtua belim punya pekerjaan, posisinya uangku juga sudah habis," katanya.

"Buat teman-teman Pandeglang, please bantu carikan keluarganya kakek ini, kakeknya bilang dia punya keluarga di Pandeglang adik-adiknya, dia pengen tinggal layak, tolong manusia-manusia baik hati bila ada yang tahu atau kenal keluarga beliau segera hubungi saya," ujar dia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB
X