WASHINGTON DC, RIAUSATU.COM - Amerika Serikat (AS) telah melaporkan kematian pertama akibat wabah cacar monyet. Menurut laporan Departemen Kesehatan Los Angeles, warga pertama yang meninggal akibat cacar monyet telah mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh.
Pada kasus kematian pertama akibat cacar monyet yang berasal dari California itu, merupakan warga yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia.
Berdasarkan rilis Depkes tersebut, sebagaimana dilansir Pikiran-Rakyat.com, kematian pertama akibat cacar monyet tidak dilengkapi dengan informasi pribadi individu. Dalam hal ini, sejumlah informasi pribadi seperti usia, gender, dan etnis tidak dicantumkan oleh Depkes AS.
Ketiadaan informasi pribadi dari kasus kematian pertama akibat cacar monyet ini disebutkan untuk melindungi privasi keluarga pasien. Hanya saja, sejumlah penderita gangguan sistem kekebalan tubuh diduga makin parah saat mendapat infeksi cacar monyet. Hingga akhirnya, mereka mencari perawatan medis lebih awal untuk mengobati infeksi cacar monyet itu.
Diketahui, AS telah memiliki puluhan ribu kasus cacar monyet yang tersebar di berbagai negara bagian. Menurut CDC AS, ada 22.000 kasus cacar monyet yang sudah dikonfirmasi di Negeri Paman Sam itu. Adapun di California, ada sebanyak 4.300 kasus cacar monyet yang sudah dikonfirmasi. Ribuan kasus itu menjadikan California sebagai negara bagian AS dengan kasus cacar monyet tertinggi.***