peristiwa

Gempa Guncang Jatim dan Bali, Tiga Meninggal Dunia

Kamis, 11 Oktober 2018 | 05:34 WIB

JATIM,RIAUSATU.COM-Gempabumi dengan kekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali pada Kamis (11/10/2018) pukul 01.57 WIB.

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Sumenep dan Situbondo selama 2-5 detik. Masyarakat berhamburan keluar rumah. Sedang di daerah lain gempa dirasakan sedang selama 2-5 detik.

BMKG melaporkan episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 KM arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Propinsi Jawa Timur pada kedalaman 12 km. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, Posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa ke BPBD Provinsi Jawa Timur.

"Data sementara dampak gempa dilaporkan 3 orang meninggal dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan. Daerah yang terparah adalah di Kecamatan Gayam Kabupaten Sumenep Jawa Timur," ujar Sutopo kepada riausatu.com, Kamis subuh (11/10/2018) melalui pesan Whatsappnya.

Tiga orang meninggal dunia yakni:

1. Nuril Kamiliya, laki-laki berusia 7, Desa Prambanan Kecamatan Gayam Sumenep,

2. H Nadhar, Perempuan berusia 55, Dusun Jambusok Desa Prambanan Kecamatan Gayam Sumenep.

3. Jenis kelamin laki-laki dewasa (masih identifikasi) Desa Prambanan Kecamatan Gayam Sumenep.

Dikatakan Sutopo, korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh.

"Kejadian gempa Kamis dini hari saat korban sedang tidur tiba-tiba gempa mengguncang dan rumah roboh sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri," sebutnya.

Selain itu, kata Sutopo, beberapa rumah mengalami kerusakan. BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Sumenep masih melakukan pendataan.

Kerusakan rumah terdapat di:

- Rumah rusak di desa Jambuir Kecamatan Gayam Kepulauan Sapudi-Sumenep.

- Rumah rusak di Kopedi Kecamatan Bluto Sumenep.

- Rumah rusak di Kertasada Kecamatan Kalianget Sumenep.

- Masjid Desa Gendang Timur Kecamatan Sepudi Sumenep.

- Rumah rusak di Nyabakan timur Kecamatan Batang-Batang Sumenep.

"Gempa M6,4 yang kemudian telah dimutakhirkan menjadi M6,3 oleh BMKG terasa di seluruh wilayah Jawa Timur meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Mojokerto," terangnya.

Ditambahkan Sutopo, berdasarkan analisis peta gempa dirasakan, intensitas gempa dirasakan III-IV MMI di Denpasar, III MMI di Karangkates, III MMI di Gianyar, III MMI di Lombok Barat, III MMI di Mataram, III MMI di Pandaan. Artinya gempa dirasakan ringan hingga sedang. Secara umum tidak banyak dampak kerusakan akibat gempa.

"Posko BNPB terus memantau perkembangan dampak gempa dan penanganannya," pungkasnya.(fat)

Terkini