peristiwa

Karhutla, Jalur Pendakian Ditutup

Minggu, 9 September 2018 | 15:56 WIB

WONOSOBO,RIAUSATU.COM-Musim kemarau menyebabkan semak belukar kering dan mudah terbakar. Namun alam tidak akan membakar dirinya. Sebagian besar penyebab kebakaran hutan dan lahan bukan dari alam.

Di Kabupaten Wonosobo dan Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (8/9/2018), Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) landa kawasan Gunung Sindoro.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho kepada awak media melalui pesan Whatsappnya menyebutkan, kronologi kebakaran menurut laporan masyarakat, pada Jum'at malam (7/9/2018) pukul 21.00 WIB, titik api terlihat di Gunung Sindoro pos 2 wilayah Kabupaten Wonosobo. Api terus merembet ke Timur dan sampai ke daerah Hutan Kabupaten Temanggung pada pukul 11.00 WIB dan sampai saat ini api masih terus merembet.

Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Perhutani menutup semua jalur pendakian Gunung Sindoro terhitung pada Sabtu 8 September 2018 hingga belum ada batas waktu yang ditentukan.

"Upaya pemadaman terus dilakukan secara manual oleh BPBD Temanggung, petugas Perhutani, relawan dan masyarakat. Kebakaran sulit dipadamkan karena terbatasnya air, peralatan dan berada di lereng-lereng gunung yang sulit dijangkau," akuinya.

Angin bertiup kencang sehingga api cepat merambat.

"Masyarakat khususnya pendaki diminta mentaati penutupan jalur pendakian Gunung Sindoro. BPBD Kabupaten Temanggung telah mengirimkan laporan kepada Posko BNPB," tutupnya.(fat)

Terkini