peristiwa

Pekanbaru Darurat Sampah!

Redaktur
Minggu, 5 Juni 2016 | 14:44 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - ''Pekanbaru darurat sampah!'' Kalimat ini lagi menjadi trending topic di media sosial, mulai dari BBM, Facebook, maupun WhatsApp, di kalangan warga Pekanbaru, Provinsi Riau. Mereka menuangkan keluhan dan kegeramannya lantaran menjelang sehari memasuki bulan suci Ramadhan, jalan-jalan di kawasan kota Madani itu dikotori oleh sampah busuk menumpuk yang sudah beberapa hari tidak diangkut.

''Parah Pekanbaru sekarang... Meleset semua pejabat (Pekanbaru) sekarang, nggak ada gebrakan yang bagus buat Kota Pekanbaru. Pekanbaru sekarang jadi kota yang kotor,'' tulis Novaria Alahuddin, warga Rumbai, mengomentari status Facebook Novrizon Burman, yang diposting Sabtu (4/6/2016) siang.

-

Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, foto diambil Ahad (5/6/2016) siang.

Memang, hasil pantauan riausatu.com Sabtu (4/6/2016) dan Ahad (5/6/2016) siang, sejak ditangani pihak ketiga pengangkutan sampah ini, bertambah parah. Bahkan dalam beberapa hari belakangan ini, sampah busuk menumpuk di mana-mana sudah menutupi jalan dan gang seperti di Jalan Terubuk, Jalan Jenderal, Tuanku Tambusai, Jalan Pangeran Hidayat, Jalan Cempaka, Jalan Ahmad Yani, bahkan Jalan Jenderal Sudirman.

Artinya, sejak ditangani PT Multi Inti Guna (MIG), perusahaan yang mengangkut sampah dengan biaya Rp51 miliar, tidak ada perubahan berarti mengenai sampah. ''Ini sampah sebenarnya sudah dikontrakkan kepada rekanan secara proyek tahun jamak. Itu yang ribut-ribut tahun kemarin di DPRD Pekanbaru. Mungkin kontraktornya tak ada duit menggaji buruhnya, atau duitnya tak keluar, atau uangnya dibagi rata dengan tanah,'' sebut Haryanto, Ketua LSM-FPPI.

-

Jalan Ahmad Yani Pekanbaru, foto diambil Ahad (5/6/2016) siang.

Mengatasi permasalahan sampah ini, pendapat menarik dilontarkan oleh Ade Hartati, anggota DPRD Riau. Menurut anggota dewan dapil Pekanbaru itu, sudah saatnya Pemko Pekanbaru merubah paradigma dengan penguatan pembangunan melalui kelurahan.

Urusan sampah, jalan, drainase lingkungan, ruang terbuka hijau, keagamaan, kewenangan sepenuhnya diberikan kepada kelurahan dan kecamatan disertai dengan anggaran tentunya. ''Hal ini dapat juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat di tingkat bawah dengan mengikutsertakan seluruh lapisan masyarakat dalam setiap kegiatan,'' komen Ade Hartati.

-

Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, foto diambil Ahad (5/6/2016) siang.

Saking geramnya melihat sampah bertebaran menumpuk bau busuk di Kota Madani menjelang bulan suci Ramadhan besok, Adrian Eko mengajak warga Pekanbaru meluapkan persoalan ini ke media sosial. ''Dari 1,1 juta penduduk Pekanbaru, 20 persen saja buat hastag #PKUDaruratSampah, udah cukup mendunia PKU (Pekanbaru) ne,'' tulisnya melalui WhatsApp.

Berikut galeri foto sampah-sampah busuk menumpuk menjijikkan di sebagian wilayah Pekanbaru Kota Madani, yang diambil Sabtu (4/6/2016) dan Ahad (5/6/2016) siang. (rs1)

-

Simpang empat Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan Karet Pekanbaru, Ahad (5/6/2016) siang.


-

Jalan Cempaka Pekanbaru, foto diambil Ahad (5/6/2016) siang.


-

Simpang Jalan Karet-Jalan Imam Bonjol Pekanbaru, foto diambil Ahad (5/6/2016) siang.


-

Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, foto diambil Ahad (5/6/2016) siang.


-

Simpang Jalan Rambutan-Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru, foto diambil Ahad (5/6/2016) siang.


-

Simpang Jalan Jenderal-Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, foto diambil Sabtu (4/6/2016) siang.


-

Simpang Jalan Balam-Jalan Puyuh Pekanbaru, foto diambil Sabtu (4/6/2016) pagi.


-

Jalan Terubuk Pekanbaru, foto diambil Sabtu (4/6/2016) pagi.


-

Jalan Tanjung Jati, Kelurahan Pesisir, Ahad (5/6/2016) pagi. (f: ist)


-

Simpang Jalan Cempaka-Jalan Teratai Pekanbaru, Ahad (5/6/2016) pagi.




Tags

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB