peristiwa

BMKG Peringatkan Hujan Disertai Petir di Sejumlah Wilayah di Riau

Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:44 WIB
Ilustrasi cuaca. (f: Ist)

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau kembali meningkat menjadi 24 titik berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga pukul 23.00 WIB. Di sisi lain, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah dan disertai petir serta angin kencang di beberapa daerah.

Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Yasir P., mengatakan hujan telah terjadi di sejumlah wilayah sejak pagi.

"Pada pagi hari hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, dan Kota Dumai. Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, dan Kabupaten Indragiri Hilir pada pagi serta sore hingga malam hari," ujarnya.

BMKG memprakirakan cuaca pada siang hari didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan.

Namun memasuki sore hingga malam, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kota Dumai.

Pada dini hari, hujan masih berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, dan Kota Dumai.

Suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celcius dengan kelembapan udara 55 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.

"Di wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah sehingga aktivitas pelayaran relatif aman. Meski demikian, nelayan dan pengguna transportasi laut tetap diimbau memperhatikan perkembangan cuaca sebelum berlayar," jelasnya, dilansir riau.go.id.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemantauan hingga pukul 23.00 WIB, terdapat 222 hotspot di Pulau Sumatera. Sebaran titik panas meliputi Aceh 70 titik, Sumatera Selatan 56 titik, Sumatera Utara 28 titik, Provinsi Riau 24 titik, Lampung 17 titik, Kepulauan Bangka Belitung delapan titik, Sumatera Barat tujuh titik, Bengkulu tujuh titik, Jambi lima titik.

Di Provinsi Riau, hotspot terbanyak berada di Kabupaten Siak dengan delapan titik, disusul Kabupaten Rokan Hilir tujuh titik, Kabupaten Rokan Hulu dua titik, Kabupaten Kampar dua titik, Kabupaten Pelalawan dua titik, serta masing-masing satu titik di Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hulu, dan Kota Dumai.

"Di Provinsi Riau terpantau 24 titik panas yang tersebar di delapan kabupaten dan kota. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan maupun lahan agar dapat segera ditangani," kata Yasir P.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan disertai petir serta angin kencang. Masyarakat juga diminta berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan mengingat jumlah hotspot di Riau masih menunjukkan peningkatan.***

Terkini

BMKG Prediksi Puncak Kemarau Juli-September 2026

Jumat, 10 Juli 2026 | 20:22 WIB