“sejatinya kita dapat melakukan sedeqah selain berkurban dengan membagikan makanan lainnya termasuk daging bukan hanya saat Idul Adha saja, dan hal ini dapat menjadi bagian dari strategi ketahanan pangan ,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar momentum Idul Adha dimanfaatkan untuk memperkuat peternak lokal sebagai bagian dari ekosistem pangan nasional.
“Momentum Idul Adha seharusnya juga mendorong penguatan peternak lokal agar rantai pasok tidak bergantung pada luar negeri,” ujarnya.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh produksi, tetapi juga distribusi yang adil dan berbasis kepedulian sosial.
“Idul Adha mengajarkan bahwa ketahanan itu lahir dari kebersamaan dan kepedulian. Inilah nilai yang sangat relevan di tengah situasi global yang tidak menentu,” pungkasnya.***