peristiwa

Wakapolda Riau Lepas 120 Personil Satgas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II

Rabu, 15 April 2026 | 09:49 WIB

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi memimpin Apel pemberangkatan Satgas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi Tahap ll ke Satwil jajaran Polda Riau yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Mapolda Riau Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, Rabu 15 April 2026.

Upacara pemberangkatan personel Satgas ini dihadiri oleh Irwasda Polda Riau, PJU Polda Riau, para Pamen, Pama dan personil Polda Riau.

Dalam arahannya, Wakapolda Riau menegaskan bahwa Satgas Darurat Jembatan Merah Putih merupakan bagian dari proyek infrastruktur strategis yang memiliki nilai penting, tidak hanya dari sisi ekonomi dan konektivitas, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan masyarakat Indonesia, khususnya Provinsi Riau.

Menurut Brigjen Hengki, keberadaan jembatan tersebut akan membuka akses antar wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, setiap potensi gangguan terhadap keamanan proyek harus diantisipasi secara serius, profesional, dan terpadu.

“Ini adalah wujud nyata komitmen Polda Riau dalam mendukung pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Brigjen Hengki.

Brigjen Hengki menambahkan, pembangunan jembatan dilakukan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat melalui proses asesmen bersama pemerintah daerah.

“Program ini bersifat bottom-up, berdasarkan kebutuhan masyarakat. Kita melihat langsung kondisi di lapangan, termasuk anak-anak sekolah yang masih harus menggunakan sampan untuk berangkat. Ini menjadi perhatian kita bersama,” jelasnya.

Menurutnya, pada tahap sebelumnya sebanyak 27 jembatan telah selesai dibangun. Sementara pada tahap kedua ini, kembali dilanjutkan pembangunan sebanyak 83 jembatan.

“Harapannya, program ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Sesuai arahan Presiden, kita ingin memastikan keselamatan mereka saat berangkat ke sekolah,” lanjut Brigjen Hengki.

Dalam tahap II ini, sebanyak 120 personel diberangkatkan, yang terdiri dari 70 personel Satbrimob, 30 personel Ditsamapta Polda Riau, serta 20 personel dari Ditpolair.

Lebih lanjut dijelaskan Brigjen Hengki, pelaksanaan pembangunan dan renovasi jembatan pada tahap ini mencakup 83 jembatan yang akan dikerjakan dalam dua gelombang.

Gelombang pertama sebanyak 44 jembatan dimulai 15 April hingga 15 Mei 2026, sedangkan gelombang kedua sebanyak 39 jembatan dilaksanakan pada 16 Mei hingga 16 Juni 2026.

Halaman:

Tags

Terkini