Polda Riau sendiri mengirimkan 290 personel dari Direktorat Samapta, Direktorat Binmas, Direktorat Polairud dan Satuan Brimob ke lokasi bencana di Agam, Sumbar. Personel yang diturunkan memiliki kemampuan khusus dalam SAR.
Selain itu, Polda Riau juga menurunkan tim anjing pelacak (K-9) untuk membantu percepatan pencarian korban bencana. Untuk pemulihan trauma korban yang ada di tenda pengungsian, Polda Riau mengirimkan puluhan psikolog dari SDM Polda Riau dan kampus-kampus se-Riau.
"Kami atas arahan pimpinan Pak Kapolri, kita melakukan back up di 3 provinsi yang terdampak. Karena wilayah Riau dekat dengan Sumbar dan butuh respons cepat kita datang," kata Irjen Herry Heryawan.
Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan dalam situasi genting seperti saat ini, tidak ada batasan yuridiksi dalam operasi kemanusiaan. Oleh karena itu, Polda Riau sesuai perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Parbowo, hadir di lokasi untuk memperkuat penanganan bencana. ***