peristiwa

Anugerah SMSI Riau 2025: Panggung Kolaborasi di Tengah Tantangan Media Siber

Sabtu, 1 November 2025 | 12:12 WIB
Ketua SMSI Riau Luna Agustin foto bersama para penerima Penghargaan SMSI Riau Award 2025.

PEKANBARU, RIAUSATU.COM — Anugerah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau 2025 menjadi momentum penting bagi insan pers di Bumi Lancang Kuning untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan dunia usaha.

Di tengah derasnya arus digitalisasi informasi, ajang penghargaan ini menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya menjaga ekosistem media yang sehat, berintegritas, dan berimbang.

Acara yang digelar di Grand Ballroom Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru, Jumat, 31 Oktober 2025, berlangsung meriah.

Sejumlah tamu penting hadir, di antaranya Anggota DPD RI Abdul Hamid, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Riau Teza Darsa yang mewakili Gubernur Riau Abdul Wahid, Staf Ahli Wali Kota Pekanbaru Bidang Pemerintahan dan Hukum Masriyah, serta perwakilan perusahaan mitra dan kalangan media.

Dalam sambutan Gubernur Riau yang dibacakan oleh Teza Darsa, pemerintah provinsi menyampaikan apresiasi terhadap SMSI Riau yang untuk pertama kalinya menyelenggarakan ajang penghargaan bagi media dan mitra kerja di sektor komunikasi publik.

“Pemberian anugerah ini merupakan motivasi sekaligus refleksi bagi para penerima penghargaan agar terus meningkatkan kinerja di bidang pers,” ujar Teza.

Ia menekankan, di tengah perkembangan teknologi digital, arus informasi yang cepat dan tidak terfilter menjadi tantangan tersendiri.

Karena itu, peran media siber diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh hoaks.

“Media siber harus hadir sebagai penjaga kebenaran, penjernih informasi, dan pelindung publik dari kabar menyesatkan,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Riau, kata Teza, membuka ruang seluas-luasnya bagi media untuk berkolaborasi dan mengawal berbagai program pembangunan.

Kritik konstruktif, menurutnya, tetap dibutuhkan agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai aturan dan kepentingan masyarakat.

“Kami tidak anti kritik. Justru kami berharap media terus mengawal kami agar setiap kebijakan bisa berjalan transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Ketua SMSI Riau Luna Agustin menjelaskan, ajang Anugerah Media Siber Indonesia ini merupakan bentuk apresiasi kepada para mitra yang berperan aktif dalam pengembangan ekosistem media digital di Riau.

Ia menyebut, Riau merupakan provinsi dengan jumlah media siber terbanyak kedua di Indonesia, dan sekitar 140 di antaranya tergabung dalam SMSI Riau.

“Kolaborasi antara media, pemerintah, dan swasta perlu terus diperkuat agar media tetap menjadi pilar demokrasi dan penopang pembangunan daerah,” kata Luna.

Halaman:

Tags

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB