peristiwa

Tender Limbah PHM, Uchok: Panitia Lelang Takut Putuskan Pemenang!

Jumat, 3 Oktober 2025 | 11:32 WIB
Uchok Sky Khadafi, Direktur Center for Budget Analysis (CBA). (f: istimewa)

JAKARTA, RIAUSATU.COM – Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menilai panitia tender Provision of Drilling Waste Management di PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) ragu untuk menetapkan pemenang lelang.

Proyek pengelolaan limbah pengeboran dengan nilai sekitar Rp700 miliar itu disebut berlarut-larut tanpa kepastian.

“Panitia lelang takut menentukan perusahaan mana yang jadi pemenangnya,” kata Uchok saat dimintai pendapatnya oleh Riau Satu, pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Ia menilai seluruh peserta tender memiliki kapasitas finansial sekaligus jejaring yang kuat, termasuk ke lembaga penegak hukum.

Kondisi ini, menurutnya, membuat panitia enggan mengambil keputusan.

“Seharusnya ada yang berani memutuskan pemenang sesuai persyaratan. Kalau tidak, panitia tender sebaiknya mundur,” ujarnya.

Uchok juga mendorong agar proses lelang lebih terbuka.

Menurutnya, transparansi publik menjadi kunci agar panitia tidak tertekan oleh peserta yang kalah.

“Kalau panitia transparan, publik bisa mengawal. Jadi siapapun yang kalah tidak bisa sembarangan menekan panitia,” ucapnya.

Klarifikasi PHI

Sebelumnya, PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menegaskan seluruh tahapan pengadaan di lingkungan anak usahanya, PHM, dijalankan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

“Penjelasan ini kami sampaikan untuk memastikan publik memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Dony Indrawan, Manager Communication Relations and CID PT PHI, pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Dony menyebut, PHM menyesuaikan persyaratan pengadaan dengan regulasi terbaru.

Penyesuaian tersebut berpotensi memengaruhi jadwal tender yang sebelumnya telah diumumkan.

Halaman:

Tags

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB