peristiwa

Suami Ini Dapati Istri dan Anaknya Tewas di Kontrakan, Ada Sejumlah Luka Lebam di Jasad Kedua Korban

Sabtu, 19 Oktober 2024 | 12:04 WIB
TKP ditemukannya ibu dan anak yang meninggal dunia bersama di dalam kontrakan daerah Pondok Petir, Bojongsari, Kota Depok, Jumat (18/10/2024).(f: kompas.com)

DEPOK, RIAUSATU.COM - Seorang suami berinisial S (45) menemukan istri dan anaknya, EO (25) dan AS (2 bulan) tewas di rumah kontrakannya di Pondok Petir, Bojongsari, Kota Depok, Kamis (17/10/2024).

S menemukan istri dan anaknya tewas ketika baru saja pulang kerja dari kantornya di Jakarta Pusat. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, terdapat sejumlah luka lebam di tubuh kedua korban.

Selain itu, warga juga sempat melihat adanya ceceran darah di ubin dalam kamar kontrakan kedua korban.

Kasihumas Polres Depok AKP Hendra menjelaskan, kedua jasad ditemukan suami sepulang kerja sekitar pukul 19.00 WIB.

Setibanya di kontrakan, S melihat pintu rumah kontrakannya sudah terbuka. "Pada saat saksi pulang kerja melihat pintu kontrakan yang dihuninya dalam keadaan terbuka dan mendapati istri dan anaknya tergeletak di dalam kamar dalam keadaan meninggal dunia," ujar Hendra, Jumat (18/10/2024), dilansir kompas.com.

Melihat hal itu, S lantas berteriak meminta tolong kepada tetangga kontrakan. Tetangganya pun datang menghampiri. Ada luka dan ceceran darah

Dari penyelidikan, polisi menemukan bahwa terdapat sejumlah luka lebam di tubuh kedua korban. "Kalau dari bayinya itu memang ada lebam biru di bagian muka dan bagian tangan. Kalau dari ibu yang meninggal juga ada luka di bagian mulut dan beberapa lebam di bagian tubuhnya," kata Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana.

Selain itu, polisi juga menemukan adanya luka di leher EO. "Itu masih kita dalami, di bagian leher apakah jeratan atau mungkin tergores atau apa," kata Arya.

Meski begitu, polisi belum bisa memastikan penyebab kematian keduanya. Sebab, saat ini polisi masih menunggu hasil otopsi jasad korban di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Warga setempat juga secara sepintas sempat melihat ceceran darah di ubin kamar kontrakanya. Ceceran darah ini berada di dekat tubuh korban. Ditemukan obat asam lambung

Selain itu, polisi juga menemukan obat asam lambung di dekat tubuh kedua korban. Temuan ini merujuk keterangan sang suami.

Menurut Arya, obat tersebut diduga terkait dengan riwayat penyakit yang mungkin dimiliki oleh EO. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil otopsi. "Kalau meninggal karena apa, itu kita tunggu dari dokter forensik," jelas Arya.

Polisi berharap hasil otopsi dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab kematian EO dan AS, yang hingga kini masih belum diketahui pasti.

"Kasat reskrim dan Kapolsek masih memeriksa TKP, menyelidiki apakah kematian disebabkan oleh obat atau ada unsur kriminal. Kita masih dalami," ungkap dia.***

Tags

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB