PADANG, RIAUSATU.COM - Sebanyak 206 warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat, masih mengungsi karena terdampak banjir bandang yang terjadi pada Minggu (12/5/2024) lalu.
"Jumlah yang menggungsi itu ada sebanyak 206 jiwa yang terdiri dari 60 KK." Demikian ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam Budi Perwira Negara, Jumat (17/5/2024) melalui perbincangan per telepon.
Dikatakan Budi, secara keseluruhan jumlah warga yang mengungsi sebanyak 1.166 orang yang terdiri dari 198 KK.
"Mereka kita ungsikan di sekolah-sekolah yang ada. Sebagian warga yang diungsikan tersebut sudah ada yang pergi ke rumah saudaranya," kata dia, dilansir kompas.com.
Sebanyak empat dapur umum didirikan untuk memenuhi kebutuhan makan dari para pengungsi tersebut. Empat dapur umum tersebut berasal dari sejumlah instansi yang ada.
"Dapur umum tersebut berasal dari Pemda Agam, Kodim, Bukittinggi dan dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat," kata dia.
Saat ini, kata Budi, pihaknya bersama instansi lainnya masih melakukan pembersihan material dari banjir bandang dan pencarian korban hilang. "Kami imbau juga warga untuk menjauhi daerah aliran banjir tersebut, " ujar dia.***