Bukan Ogah Bayar, Penjual Nasi Uduk Ungkap Awal Mula Bentrok di Matraman karena Geber-geber Motor

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Senin, 27 Juli 2026 | 13:35 WIB
Gerobak nasi uduk yang dirusak di Matraman sebelum bentrok kelompok warga pecah. (f: Instagram/bangranistones)
Gerobak nasi uduk yang dirusak di Matraman sebelum bentrok kelompok warga pecah. (f: Instagram/bangranistones)

 

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Kawasan Matraman hingga Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat memanas karena bentrokan dua kelompok warga.

Bentrokan tersebut terjadi pada Minggu, 26 Juli 2026 hingga Senin dini hari, 27 Juli 2026.

Tersiar kabar bahwa penyebab bentrokan adalah salah satu anggota kelompok tak mau bayar saat makan nasi uduk.

Faktanya, bentrokan tersebut bermula dari aksi geber motor yang meresahkan dan tak terima ketika ditegur.

Geber-geber Motor di Dekat Jualan Nasi Uduk

Keributan bermula saat dua orang pengendara sepeda motor lewat di depan warung nasi uduk sambil menggeber kendaraannya.

Suara knalpot yang bising membuat pembeli di warung nasi uduk menegurnya.

“Bahwasannya ada 2 orang yang menggunakan kendaraan bermotor melewati jualan nasi uduk yang gerobaknya berdampak dirusak, itu karena menggeber-geber motornya,” ucap Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung kepada awak media pada Senin, 27 Juli 2026.

“Knalpot tersebut membuat kebisingan, mereka ditegur tidak terima,” lanjutnya.

Hal senada juga diungkap oleh penjual nasi uduk, Rusdi.

“Awalnya itu orang bawa motor, knalpotnya berisik, digeber-geber sama dia. Terus enggak terima ada orang yang negur, yang lagi makan di saya,” ucap Rusdi dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @bangranistones, dikutip pada Senin, 27 Juli 2026.

Ajak Orang Lakukan Perusakan Gerobak Pedagang

Meski pergi setelah ditegur, rupanya mereka kembali dengan mengajak beberapa orang lainnya.

“Abis ditegur, enggak lama kemudian manggil abang-abangnya dateng, langsung kejadian. Kurang lebih 10 orang, naik motor semua,” jelas Rusdi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X