Dulu Dibela Dadan, Kini 41 Dapur MBG Anak Wakil Ketua DPRD Sulsel Disorot

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Minggu, 7 Juni 2026 | 12:01 WIB
Menyoroti sosok anak pejabat DPRD Sulsel, Yasika Aulia terkait dugaan monopoli kepemilikan 41 Dapur MBG usai penangkapan Dadan Hindayana. (f: Instagram.com/@makassar.iinfo - Dok. BGN)
Menyoroti sosok anak pejabat DPRD Sulsel, Yasika Aulia terkait dugaan monopoli kepemilikan 41 Dapur MBG usai penangkapan Dadan Hindayana. (f: Instagram.com/@makassar.iinfo - Dok. BGN)

Pasalnya, pada tahun 2025 lalu, Dadan Hindayana pernah membela anak pejabat DPRD Sulsel itu usai dibayangi dugaan monopoli kepemilikan 41 SPPG.

Pernah Dibela Dadan Hindayana

Dalam kesempatan berbeda, Dadan Hindayana yang saat itu masih menjabat sebagai Kepala BGN, pernah menilai putri dari Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud itu tidak memonopoli kepemilikan 41 SPPG di wilayah Sulsel.

Menurut Dadan, pembangunan SPPG Yasika Group yang tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) justru merupakan sebuah investasi dalam program MBG.

"Itu kan bukan uang negara, itu investasi. Jadi siapapun yang mampu membangun, dipersilakan," kata Dadan di kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Jakarta, pada 19 November 2025 lalu.

Di sisi lain, penguasaan puluhan dapur MBG oleh putri legislator daerah Sulsel tersebut menjadi sorotan publik karena viral di media sosial.

Bertolak Belakang dengan Kebijakan BGN

Kepemilikan SPPG ini dipertanyakan lantaran BGN sempat menentukan kebijakan terkait 1 yayasan hanya boleh memiliki paling banyak 10 unit dapur saja.

Terlebih, di wilayah provinsi yang sama, 1 yayasan diperbolehkan mendirikan maksimal 10 dapur MBG.

Kendati demikian, sosok yang kini menjadi tersangka kasus korupsi dalam tata kelola MBG itu justru menekankan mitra BGN seperti Yasika Group, justru berjasa karena mempercepat pencapaian distribusi MBG.

"Itu kan investasi, jadi siapapun yang bangun, Badan Gizi sangat terbantu karena demikian cepat fasilitas terbangun," ujar Dadan.

"Mau disimpan di mana muka saya? Karena mereka itu yang mempercepat program ini berjalan dengan cepat. Kalau program ini tidak jalan, yang malu kan juga presiden," tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X