Minuman MBG Disebut Sudah Berbusa, Siswa TK di Pemalang Muntah Hebat

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Jumat, 13 Maret 2026 | 11:27 WIB
Wakil Bupati Pemalang Nurkholes menjenguk siswa TK yang dirawat di RS Comal Baru setelah diduga mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi menu MBG, Kamis (12/3/2026). (f: istimewa)
Wakil Bupati Pemalang Nurkholes menjenguk siswa TK yang dirawat di RS Comal Baru setelah diduga mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi menu MBG, Kamis (12/3/2026). (f: istimewa)

PEMALANG, RIAUSATU.COM – Seorang siswa Taman Kanak-kanak (TK) di Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dilaporkan mengalami muntah hebat setelah mengonsumsi minuman dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Kamis, 12 Maret 2026.

Minuman yang dibagikan kepada para siswa tersebut disebut-sebut sudah berbusa sejak pertama kali diterima.

Tak lama setelah mengonsumsinya, siswa berinisial S itu mengalami muntah berulang hingga akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, menu MBG yang dibagikan kepada para siswa pada hari itu terdiri dari es kuwut atau minuman selasih, roti tawar, dan telur.

Minuman tersebut dikemas dalam botol plastik dan dibagikan sekitar pukul 09.00 WIB.

Salah seorang orang tua murid yang enggan disebutkan namanya mengatakan, minuman es kuwut tersebut sudah terlihat tidak normal sejak dibagikan kepada para siswa.

“Es kuwutnya sudah berbusa sejak dibagikan. Telurnya juga tercium bau tidak sedap,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis malam.

Menurut dia, persoalan kualitas makanan dalam program MBG disebut bukan pertama kali dikeluhkan oleh orang tua murid.

Namun, keluhan yang disampaikan selama ini dinilai belum mendapatkan tanggapan yang memadai.

Seorang siswa TK di Pemalang menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengalami muntah hebat usai mengonsumsi minuman dari program MBG. (f: istimewa)
Seorang siswa TK di Pemalang menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengalami muntah hebat usai mengonsumsi minuman dari program MBG. (f: istimewa)

Wakil Bupati Pemalang Nurkholes yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Pemalang mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan menyeluruh terkait kejadian tersebut.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan mengevaluasi pihak penyedia makanan dalam program MBG apabila ditemukan adanya kelalaian.

“Kami akan cek secara menyeluruh mengapa kejadian ini bisa terjadi. Apakah ada unsur kelalaian atau faktor lain. Yang jelas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus dievaluasi,” kata Nurkholes saat dikonfirmasi, Jumat (13/3/2026) dini hari.

Nurkholes mengatakan dirinya telah menjenguk langsung siswa yang dirawat di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi korban mulai berangsur membaik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB
X