DUMAI,RIAUSATU.COM-Terwujudnya Kesadaran Hukum, patuh dan taat kepada Hukum di dalam masyarakat berkorelasi positif terhadap terwujudnya Indonesia sebagai Negara yang Maju dan sejahtera, sebuah Negeri Baldatun Toyyibatun wa Rabbun ghafur.
Hal itu disampaikan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly dalam sambutannya saat meresmikan Kelurahan/desa dan sekolah sadar Hukum di Gedung Sri Bunga Tanjung Pendopo Kota Dumai, Kamis (13/12/2018).
Menkumham bersama Gubernur Riau, Walikota Dumai dan Walikota Pekanbaru didampingi Kepala BPHN, Staf Khusus Menteri dan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau meresmikan 7 Kelurahan Sadar Hukum di lingkungan Kota Dumai, 2 Kelurahan di wilayah Kota Pekanbaru dan 3 Desa Sadar Hukum di Kabupaten Kampar serta 10 Sekolah sadar Hukum di Pekanbaru.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti penghargaan oleh Menkumham serta penyerahan penghargaan langsung oleh camat, Lurah dan Kepala Desa serta Kepala Sekolah yang berhasil meraih predikat Kelurahan/Desa dan sekolah sadar Hukum.
Mengutip istilah Fastabiqul Khairat, Menkumham mengajak masyarakat Riau berlomba-lomba untuk menjadikan budaya hukum sebagai perilaku masyarakat.
Menkumham juga memaparkan bahwa peran Camat, Lurah serta Kepala Sekolah merupakan ujung tombak dalam membina meningkatkan Kesadaran Hukum di dalam masyarakat, terutama sekolah sebagai tempat mendidik anak-anak sejak dini.
"Mari didik anak-anak kita sadar, patuh dan taat pada hukum sejak dini. Tumbuh karena kemauan dan kesadaran dari dalam diri sendiri bukan karena keterpaksaan," imbuhnya.
Sementera itu di acara yang sama di dalam laporannya kepada Menkumham, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Muhammad Diah mengatakan bahwa melalui pemberian penghargaan kelurahan/desa dan sekolah sadar hukum ini dapat menstimulus atau memicu bagi kelurahan dan desa serta sekolah lain di provinsi Riau yang belum mendapat penghargaan untuk mendapatkan penghargaan pada tahun berikutnya serta tingkat kesadararan hukum masyarakat hukum di provinsi Riau akan semakin meningkat.
Selain peresmian Kelurahan/Desa dan sekolah sadar Hukum ini, sebelumnya Kemenkumham Riau juga berhasil mengantarkan 11 dari 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten/Kota peduli HAM.
Pada kesempatan yang sama juga diserahkan bantuan hibah tanah dari Pemerintah Kota Dumai Kepada Kanwil Kemenkumham Riau.
Setelah acara peresmian di pendopo Kota Dumai, berikutnya Menkumham bersama rombongan melanjutkan kegiatan dengan turun langsung menuju salah satu kelurahan yang berhasil meraih penghargaan sebagai kelurahan sadar hukum di kota Dumai yaitu Kelurahan Gurun Panjang untuk melihat langsung kondisi kelurahan serta beramah tamah bersama masyarakatnya.
Usai kunjungan di Kelurahan Gurun Panjang, Menkumham kembali ke Pekanbaru.
Tiba di Pekanbaru, sebelum berangkat ke Jakarta, Menkumham berkesempatan untuk berkunjung ke Rumah Tahanan Negara Kelas II B Pekanbaru. Kunjungan Menkumham ini merupakan perdana pasca kejadian kerusuhan dan pelarian pada Mei 2017 lalu.
Dari pantauan Menkumham, kondisi Rutan Pekanbaru sudah ada perubahan drastis ke arah yang jauh lebih baik, lebih aman dan kondusif.(rls/fat)