Besok, Masyarakat Bangkinang Rayakan Hari Raya Enam

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Selasa, 12 Juli 2016 | 11:29 WIB

KAMPAR, RIAUSATU.COM-Pada Rabu  (13/7) besok, masyarakat yang berada di wilayah Bangkinang merayakan Hari Raya Enam. Hari Raya Enam dilakukan setelah puasa enam hari di bulan Syawal usai pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriyah.

Salah seorang ninik mamak di Bangkinang yakni Ismail Datuk Ulak Sumano ketika dikonfirmasikan kamparkab.go,id, Senin (11/7) mengatakan bahwa Hari Raya Enam dilaksanakan pada Rabu (13/7) dan diisi dengan kegiatan ziarah ke pemakaman yang ada di wilayah Bangkinang.

Untuk kegiatan ziarah ini, dilaksanakan oleh sejumlah panitia di Masjid-masjid yang ada di wilayah Bangkinang. Hampir di setiap desa dan kelurahan ada panitia pelaksanaan kegiatan ziarah. Ziarah dilaksanakan oleh para kaum laki-laki yang didominasi oleh remaja dan dewasa, namun tak sedikit juga anak-anak yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Salah satu tempat yang menjadi pusat kegiatan Hari Raya Enam di Bangkinang adalah Kelurahan Pulau. Dimana masyarakatnya secara bersama-sama melaksanakan ziarah keliling pemakaman dan dilanjutkan dengan sholat dzuhur berjamaah dan makan siang bersama. Makan siang tersebut disiapkan secara suka rela oleh kaum ibu dengan sajian makanan khas Kabupaten Kampar.

Ismail Datuk Ulak Sumano menjelaskan bahwa pada Rabu besok (13/7), masyarakat berkumpul sekitar pukul 06.00WIB untuk melakukan ziarah yang dimulai di Pemakaman Tepi Air Kelurahan Pulau, kemudian dilanjutkan ke pemakaman lainnya yang telah ditentukan.
''Kegiatan Hari Raya Enam memang diisi dengan ziarah. Momen ini menjadi kerinduan tersendiri bagi orang rantau untuk pulang ke kampung halaman dan merupakan acara paling besar di Bangkinang. Bahkan orang rantau memilih pulang kampung pada Hari Raya Enam,’’ ucapnya.

Ismail mengimbau kepada seluruh anak kemenakan untuk bersama-sama menjaga kekompakan dalam melaksanakan kegiatan ziarah di Hari Raya Enam ini, sehingga Hari Raya Enam yang merupakan tradisi turun temurun dapat dipertahankan. (dri)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

X