Pemprov Riau dan KDEKS Dorong UMKM Percepatan Sertifikasi Halal

photo author
Fatahilah, Riau Satu
- Selasa, 5 Desember 2023 | 10:10 WIB
Asisten II Setdaprov Riau M Job Kurniawan usai memberikan sertifikat halal kepada salah seorang UMKM. Selasa (5/12/2023) (riausatu.com)
Asisten II Setdaprov Riau M Job Kurniawan usai memberikan sertifikat halal kepada salah seorang UMKM. Selasa (5/12/2023) (riausatu.com)

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Riau, M Job Kurniawan, membuka kegiatan Rapat Koordinasi Sertifikasi Halal Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Riau, bertempat di Hotel Grand Central Pekanbaru, Selasa (5/12/2023).

Gubernur Riau diwakili Asisten II Setdaprov Riau, M Job Kurniawan dalam sambutannya mengatakan bahwa kebutuhan produk halal telah menjadi tren kompetitif perdagangan internasional.

"Peluang dan potensi besar permintaan produk halal ini mesti kita rebut bersama agar memberi sumbangan signifikan bagi perekonomian daerah. Seiring dengan populasi penduduk di Riau yang mayoritas muslim dan meluasnya gaya hidup halal menjadi faktor utama meningkatnya konsumsi produk halal. Kondisi ini menuntut para pelaku usaha UMKM Riau untuk mampu menghasilkan produk halal yang berkualitas dan berdaya saing, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan kepedulian sosial," ujarnya.

Oleh sebab itu, sambungnya, Pemerintah terus berikhtiar menciptakan sistem jaminan produk halal yang solid sebagai penjelmaan ekonomi syariah Indonesia yang bersifat inklusif, universal dan berkelanjutan.

"Sesuai amanat Undang-Undang Jaminan Produk Halal, yakni adanya kewajiban sertifikasi halal bagi produk yang beredar dan diperdagangkan. Di Provinsi Riau saat ini berdasarkan data dari BPJPH Riau per 30 November 2023, baru 16.050 UMKM yang memiliki sertifikat halal dari total 67.641 MKM se-Riau. Dengan demikian, target sertifikasi halal di Riau belum tercapai. Untuk itu, kita harus bersinergi dan berkolaborasi melakukan percepatan sertifikasi halal dari sektor hulu sampai hilir mulai penyediaan daging halal hingga ke lokasi wisata kuliner," bebernya.

Menurutnya, ada beberapa langkah yang juga penting untuk dilakukan bersama antara lain dengan memasifkan peningkatan literasi dan edukasi kepada pelaku usaha dan masyarakat mengenai pentingnya sertifikasi halal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan kompetensi sertifikasi halal yang mumpuni dan disertai dengan kecekatan dan kemudahan layanan melalui pemanfaatan teknologi digital.

Masih dikatakan Job, saat ini, Provinsi Riau mmiliki Zona Kuliner Aman dan Sehat (Zona Khas) Riau Garden yang merupakan Zona Khas Pertama di Sumatera, yang mana zona khas ini merupakan kawasan kuliner yang seluruh tenantnya telah memiliki sertifikat halal.

"Kami berharap kepada Kadisperindag, Kadiskop UMKM Provinsi ataupun kabupaten/kota di Riau, pelaku UMKM, Perbankan untuk mendukung zona khas. Dan juga semoga ada hasilnya dalam kegiatan Rakor Sertifikasi Halal tersebut," harapnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif KDEKS Riau, Saidul Amri mengaku bahwa geliat produk halal ini luar biasa.(ift)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fatahilah

Rekomendasi

Terkini

X