Dedi: Tahun Depan, PTMSI Riau Optimis Membawa Gelar Juara

photo author
Fatahilah, Riau Satu
- Rabu, 6 Juli 2022 | 15:27 WIB
Ketua PTMSI Riau, Dedi Hariyanto Lubis (PTMSI Riau)
Ketua PTMSI Riau, Dedi Hariyanto Lubis (PTMSI Riau)

YOGYAKARTA,RIAUSATU.COM-Kejuaraan nasional tenis meja yang diselenggarakan oleh PP PTMSI secara resmi berakhir pada 5 Juli 2022 dan ditutup oleh Ketua Umum PP PTMSI Komjen Pol (Purn) Oegroseno SH.

Kejuaraan yang digelar sejak 1 Juli 2022 bertempat di GOR Among Rogo Daerah Istimewa Jogyakarta tersebut diikuti oleh 260 orang atlet, dari 23 Pengprov/pengda se-Indonesia.

Kejuaraan ini dibagi kedalam beberapa kelas, antara lain, Kategori U 19 nomor utama dalam kejuaraan nasional, selain itu juga ada kelas Putera Umum, Puteri Umum, Veteran.

Pada kejuaraan nasional tenis meja 2022 ini atlet-atlet yang dikirimkan oleh Pengprov PTMSI Riau belum berhasil membawa gelar juara ke bumi lancang kuning.

4 atlet Riau belum mampu lolos dari fase grup, hanya 1 atlet yang lolos fase grup, Muhammad Alghifari yang menjadi Juara Grup setelah mengalahkan atlet dari Jogyakarta dan Sulawesi Barat, namun Alghifari kandas di 16 besar setelah kalah dari Waldner atlet U 19 DKI Jakarta.

Sementara itu, 2 atlet Putera Riau yang turun dalam kategori Umum Putera juga kandas di 16 besar, Yaitu Wan Alfi Syahrin, dan Harismon yang gagal lolos fase grup.

Wan Alfi Syahrin selaku Kabid Bindpres Pengprov PTMSI Riau menyampaikan permintaan maaf karena belum dapat membawa satupun gelar juara.

"Kedepan semoga kami dapat memberikan hasil lebih baik," sebut Wan Alfi.

Sementara itu Dedi Harianto Lubis, selaku Ketua Pengprov PTMSI Riau menyampaikan ucapan terimakasih kepada atlet yang sudah berjuang.

"Meski belum berhasil membawa gelar juara, setidaknya ini menjadi pengalaman bagi para atlet dan bagi kami untuk mempersiapkan segala sesuatunya lebih baik, banyak hal tentunya jadi evaluasi bagi kami, khususnya tentang kebutuhan atlet, baik latihan dan lainnya," ujar Dedi.

Sambungnya, untuk saat ini seluruh atlet yang berjuang merupakan pejuang bagi provinsi Riau.

"Kami dari pengurus yang belum maksimal dalam mempersiapkan atlet. Untuk Alghifari ini merupakan kelas yang berbeda, sehingga harapannya dapat menjadi motivasi untuk kedepannya, lawannya juga sudah memiliki jam terbang dan juara dalam berbagai open turnamen di Indonesia dikelasnya," kata Dedi.

Dedi menambahkan, untuk 2023 PTMSI Riau optimis bisa lebih baik dan akan membawa gelar juara ke Riau.

Menurutnya, Kejurnas kali menjadi pengalaman pertama dan banyak memberi pelajaran, karena aturan sangat ketat dan diawasi 10 orang wasit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fatahilah

Rekomendasi

Terkini

Listrik di Riau Sudah Pulih 100 Persen

Senin, 25 Mei 2026 | 13:45 WIB
X