Kanwil Kemenkumham Riau Bertekad Wujudkan WBK dan WBBM

photo author
Administrator, Riau Satu
- Selasa, 12 Maret 2019 | 10:38 WIB

CIBINONG,RIAUSATU.COM-Di tahun 2019, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Riau telah bertekad untuk menghantarkan Satuan Kerja dibawahnya dalam meraih predikat sebagai Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Sebagai wujud keseriusan tekad tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau Muhammad Diah bersama Tim Kerja WBK/WBBM Kantor Wilayah telah menetapkan dan menyusun langkah-langkah untuk meraih predikat itu diantaranya dengan melakukan Studi Tiru ke Lembaga Pemasyarakat Kelas IIA Cibinong, Jawa barat pada Senin (11/3/18), bertempat di Open Camp Peternakan dan Perkebunan Lapas Cibinong yang sejuk dan asri 

Lapas Kelas IIA Cibinong ini merupakan salah satu dari 11 Satuan Kerja di Kementerian Hukum dan HAM yang berhasil memperoleh penghargaan sebagai Satuan Kerja Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2018 lalu.

Rombongan yang terdiri dari Tim Kerja WBK/WBBM dari Kantor Wilayah dan Seluruh Satuan Kerja Kemenkumham Riau ini dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Muhammad Diah serta didampingi Kepala Divisi Administrasi Erfan, Kepala Divisi Keimigrasian Mas Agus Santoso dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Surung Pasaribu.

Setiba di lokasi, rombongan disambut oleh Agung Krisna selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong.

Kakanwil Kemenkumham Riau menyebutkan, tujuan ke Lapas Kelas IIA Cibinong ini adalah untuk belajar seputar langkah dan strategi yang telah dilakukan oleh Lapas Cibinong dalam meraih Penghargaan sebagai Satuan Kerja WBK.

"Saya memboyong hampir seluruh Kepala Satuan Kerja baik pemasyarakatan dan Imigrasi untuk bersama-sama belajar terkait Strategi dan Langkah meraih predikat WBK dari Lapas Cibinong," ujar Kakanwil.

Sementara itu, Kalapas Cibinong Agung Krisna dalam paparannya dihadapan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau dan rombongan  menjelaskan langkah dan kiat yang telah dilakukan oleh Lapas Cibinong dalam meraih predikat sebagai Satuan Kerja WBK.

"Salah satu langkah terpenting dan mendasar untuk meraih predikat WBK adalah harus berani keluar dari Zona nyaman, yaitu harus berani dan bersedia untuk membersihkan dan mensterilkan lingkungan Lapas dari segala bentuk Pungutan Liar," sebut Kalapas Cibinong.

Faktor Utama Lainnya untuk meraih WBK, katanya lagi, Sarana dan Prasarana Pelayanan Publik yang dimiliki oleh Lapas.

"Tidak harus selalu didukung oleh Teknologi Informasi, tapi yang terpenting adalah melakukan Inovasi terhadap ruang tunggu layanan, tempat parkir pengunjung, toilet khusus bagi pengunjung, sarana pengaduan harus menjadi prioritas utama dalam langkah yang diambil untuk meraih WBK," sebut Kalapas Cibinong.

Usai pertemuan tersebut, Kakanwil Kemenkumham Riau beserta rombongan diajak berkeliling ke dalam Lapas Cibinong untuk melihat langsung Inovasi yang telah dilakukan oleh Lapas Cibinong dalam memberikan Pelayana kepada Masyarakat pengunjung maupun kepada Warga Binaan.

Hal yang paling menarik yang dapat ditemukan dan patut dijadikan contoh dari Lapas Cibinong yaitu adanya keterbukaan informasi kepada Warga Binaan dan Masyarakat pengunjung terkait pemberian layanan Hak Warga Binaan.

Masyarakat pengunjung dan Warga Binaan dapat mengetahui dan mengakses langsung Kapan waktunya memperoleh remisi, asimiliasi, CMK, PB, CMB dan CB.

Selesai Studi Tiru di Lapas Cibinong ini, berikutnya pada Selasa (12/3) ini, Kakanwil Kemenkumham Riau beserta rombongan akan melanjutkan perjalanan Studi Tiru selanjutnya ke Kantor Imigrasi Cirebon.(rls/fat)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

Mau Melepas Status WNI? Segini Tarifnya

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:38 WIB

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB
X