nasional

Milenial Partai PKB: HIPMI Harusnya Bersiap Hadapi Resesi, Bukan Berkelahi

Selasa, 22 November 2022 | 17:44 WIB
Juru Bicara Milenial DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mikhael Sinaga. (ft: ist)

 

 

 

 

 

 

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Video kericuhan Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas HIPMI) ke XVII di Hotel Alila, Solo, viral di media sosial. Dari tayangan video itu, beberapa peserta ribut dengan peserta lainnya dan menyebabkan adu jotos di antara mereka.

Juru Bicara Milenial DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mikhael Sinaga menyayangkan kejadian tersebut. "Sangat disayangkan. Ini musyawarah kok sampai anarkis, HIPMI harusnya dewasa menyikapi perbedaan yang ada," kata Mikhael saat dikonfrimasi, Selasa (22/11/2022).

Menurutnya, demokrasi adalah mengelola kepentingan yang berbeda-beda dengan aturan main yang jelas dan bukan adu otot. Munas HIPMI bukan sekedar memilih nakhoda tapi perlu menyusun arah ekonomi Indonesia menghadapi ancaman resesi dunia di tahun-tahun mendatang.

"Resesi jelas-jelas ada di depan mata dan sudah banyak negara rontok karena tidak mampu mengelola sumber daya alam mereka, gelombang PHK dan hutang yang membengkak. PKB memperkirakan tahun 2023 dan 2024 akan menjadi tahun paking berat dalam resesi global dan mungkin berat juga untuk Indonesia. Akhir tahun ini sudah mulai ada gelombang PHK," paparnya.

Bahkan, lanjut Mikhael, energi dan semangat yang ditunjukkan peserta Munas HIPMI itu digunakan ke hal-hal yang lebih membela kepentingan nasional misalnya terkait kekayaan alam Indonesia.

"Ketimbang membuat ricuh di Munas dan menjadi tontonan publik, akan lebih baik jika para pengusaha muda itu berani 'berkelahi' dan melawan saat banyak kekayaan alam Indonesia seperti nikel dan batu bara disedot keluar negeri," pungkasnya. ***

 

Tags

Terkini

Monumen SMSI Menjadi Salah Satu DTW di Cilegon

Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Jumat, 29 Mei 2026 | 21:15 WIB