nasional

Gubri Akan Usulkan Zhong Qiu jadi Iven Pariwisata Riau

Sabtu, 7 Oktober 2017 | 20:10 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Gubernur Riau Ir H Arsyadjuliandi Rachman, Sabtu senja (7/10/2017) melepas peserta pawai lampion dalam kegiatan Festival Zhong Qiu atau Kue Bulan, bertempat di jalan Karet, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru.

Gubri yang kerap disapa Andi Rachman ini, kepada wartawan menyebutkan bahwa atas nama Pemerintah Provinsi Riau mengucapkan selamat kepada masyarakat Tionghoa khususnya yang merayakan  Zhong Qiu atau Festival Kue Bulan.

"Ini merupakan bagian dari kebudayaan yang ada di Provinsi Riau khususnya kota Pekanbaru. Dan ini rutin dalam rangka kita memajukan pariwisata dan kebudayaan yang ada di Provinsi Riau, acara seperti ini kita lestarikan dalam mendukung misi Riau 2020," kata Gubri.

Tentunya harapan kita, sambung Andi, tahun ini lebih sukses lagi dibanding tahun kemarin.

"Saya yakin, pak Peng dan kawan-kawan panitia sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan rapi. Dan mari kita lepas dan buka Festival ini, sukses," tutur Andi.

Mengenai iven kebudayaan Festival Kue Bulan, kata Andi, akan diusulkan dalam agenda pariwisata Provinsi Riau.

"Bisa saja kita usulkan menjadi iven pariwisata yang ada di Provinsi Riau. Nanti kita bicarakan dengan dinas pariwisata," sebut Andi.

Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Riau, Purwaji yang berkesempatan hadir, kepada wartawan menyebutkan bahwa Festival Kue Bulan merupakan budaya yang luar biasa dan bisa dijadikan iven pariwisata Pekanbaru.

"Nah, ini menarik. Dan kenapa Ansor terlibat? Kita ingin memupuk rasa ke Indonesiaan kita dan juga kita ingin menunjukkan bahwa kita bersaudara, kita ini sama-sama Indonesia sehingga kita sebisa mungkin memberikan sumbangsih baik itu ikut didalam kegiatan maupun dalam hal pengamanan dan sebagainya," ungkap Purwaji.

Purwaji mengakui bahwa GP Ansor pertama kalinya ikut dalam kegiatan tersebut.

"Baru kali ini kita ikut. Dan kita mengirimkan beberapa personel dan mobil untuk ikut mengawal agar semua lancaral, tertib," sebutnya.

Ditambahkan Purwaji, GP Ansor juga mendukung Pemerintah Provinsi untuk menjadikan Festival Kue Bulan menjadi sebuah iven pariwisata.

"Bila perlu jadi iven pariwisata yang disupport oleh Pemerintah Daerah khususnya dinas pariwisata. Karena ini menarik dan ini banyak mengundang orang yang datang, bukan saja dari Pekanbaru tetapi se-Provinsi Riau seperti ada dari Bengkalis, Dumai, Selatpanjang. Dan kalau ini berjalan kan, ekonomi pasti berjalan," urai Purwaji.

Anggota DPRD Riau Komisi V, Siswaja Muljadi atau Aseng kepada wartawan juga mengatakan bahwa Festival Kue Bulan ini bisa dijadikan salah satu iven pariwisata yang bisa dikembangkan di Provinsi Riau.

"Saya kira dari DPR itu belum melakukan dukungan terhadap kegiatan ini. Tapi kami secara pribadi, kami akan mendorong kegiatan ini menjadi iven. Karena di lingkungan jalan Karet ini yang kental dengan Chinatown dan juga banyak bangunan-bangunan tuanya bernuansa tionghoa, saya kira ini harus dikembangkan bersama," sebut Siswaja.

Ketua Panitia, Widjadi Nauli Basa berharap, momen seperti ini dapat meningkatkan rasa persaudaraan sekaligus memperkenalkan dan melestarikan tradisi Zhong Qiu khususnya kepada generasi muda harapan bangsa.

Humas PSMTI Riau, Ket Tjing kepada riausatu.com menambahkan, dalam Festival Kue Bulan ini, panitia membagikan 3500 kue bulan secara gratis.

"Pak Gubernur menyumbang kue bulan sebanyak 1000 buah. Peserta pawai yang ikut malam ini berjumlah 3000 orang yang terdiri dari berbagai perwakilan Ormas dan sekolah-sekolah," ujar Ket Tjing.

Untuk jumlah lampion, sambungnya, dibagikan sebanyak 2500 buah, 500 buah lampion pawai, 5 lampion raksasa.(fat)

Terkini

Mau Melepas Status WNI? Segini Tarifnya

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:38 WIB

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB