nasional

Ketua PPATK Sebut Dana Aksi Teroris Kelompok Santoso dari Abu Sayyaf

Rabu, 10 Agustus 2016 | 12:33 WIB

JAKARTA, RIAUSATU.COM-Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melacak dana aliran kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah. Ketua PPATK Muhammad Yusuf menyatakan kelompok teroris pimpinan Santoso itu mendapatkan dana aksi terorisme dari kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

''Pernah ada indikasi (kelompok Santoso) dengan kelompok Filipina Abu Sayyaf,'' kata Yusuf saat ditemui merdeka.com di Hotel Sofitel, Nusa Dua Bali, Rabu (10/8), sebagaimana dilansir merdeka.com.

Menurutnya, dana yang diterima kelompok teroris Santoso dari kelompok teroris Abu Sayyaf secara cash. Sebab, mereka ingin dana yang diterima tidak diketahui siapapun.

''Saya katakan mereka by cash tidak resmi karena mereka ingin tidak diketahui,'' kata dia.

Dia menambahkan, kelompok teroris mendapatkan dana dari sumbangan simpatisan atau merampok. Sementara kelompok teroris yang kerapkali melakukan transaksi keuangan di negara Suriah dan Irak.

''Ada dua pendanaan yang halal dan tidak halal itu ilegal. Yang halal itu sumbangan antar individu mereka dan yang tidak halal itu merampok. Kelompok mana dalam sistem anggota, simpatisan mereka dan negara yang sering terjadi konflik contohnya Suriah dan Irak,'' kata dia.

Namun, kata dia jumlah yang diterima kelompok teroris sangat variatif karena mereka melakukan transfer pendanaan melalui cash. Atas temuan itu, pihaknya sudah menyerahkan kepada pihak Polri dan BNPT.

''Mereka tidak banyak menggunakan transfer tapi cash jadi susah dilacak. Tapi kita sudah serahkan data ke Densus 88 Polri dan BNPT,'' tandasnya. (dri)

Tags

Terkini

Monumen SMSI Menjadi Salah Satu DTW di Cilegon

Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Jumat, 29 Mei 2026 | 21:15 WIB