TEMBILAHAN, RIAUSATU.COM-Keracunan masal yang menimpa puluhan karyawan PT Inhil Sarimas Kelapa (ISK) yang beroperasi di Desa Sungai Sejuk Kecamatan Kempas terdata korban keracunan mencapai 41 orang, Sabtu (6/8/2016).
Berdasarkan data yang diperoleh Riau24.com di lapangan sebanyak 32 orang karyawan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan dan 9 orang karyawan lainnya di rawat di Puskesmas Sungai Salak Kecamatan Tempuling.
Menurut Leo karyawan PT Isk yang turut menjadi korban keracunan masal mengatakan usai menyantap makan siang yang disediakan oleh pihak ketiga tersebut dirinya merasakan mual dan pusing.
''Setelah menyantap terasa mual dan pusing, dan makanan tersebut bukan dari pihak perusahaan melainkan dari pihak ketiga,'' ungkap Leo.
Lanjut pria yang tampak lemas di kasur perawatan ruang UGD rumah sakit tersebut dalam menu makan siang saat itu terdiri dari berbagai lauk pauk seperti biasanya.
''Ada udang, kacang panjang, sama telor dan nasi kuning,' terangnya kembali, dilansir riau24.com.
Sementara itu Ketua Komisi IV DPRD Inhil, Ardiyanto yang saat ini berada di UGD RSUD PH Tembilahan mengatakan agar kasus keracunan masal yang menimpa puluhan karyawan PT Isk kali ini diusut tuntas oleh pihak terkait.
''Meminta kepolisian dan dinas kesehatan menyelidiki kasus ini secara tuntas, seandainya ini kelalaian pihak perusahaan, harus pertangung jawab kepada korban sampai sembuh,'' ungkap pria yang akrab disapa H Ateng.
Lanjutnya, dengan kejadian kali ini ia berharap menjadi alaram bagi pihak perusahaan agar tidak terulang kembali. Untuk diketahui saat ini pihak kepolisian bersama Dinas Kesehatan Inhil sedang melakukan penyelidikan ke TKP. (dri)