nasional

Kepala BIN Sebut Teroris Tewas Ditembak 90 Persen Santoso

Selasa, 19 Juli 2016 | 12:30 WIB

JAKARTA, RIAUSATU.COM-Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengatakan teroris tewas ditembak mati diduga kuat adalah Abu Wardah alias Santoso. Untuk memastikannya aparat akan melakukan tes deoxyribonucleic acid (DNA).

''90 Persen (satu teroris tewas Santoso),'' kata Sutiyoso kepada merdeka.com, Selasa (19/7).

Sutiyoso mengatakan dalam baku tembak ada dua orang tewas, sedangkan tiga orang wanita, salah satunya istri Santoso berhasil lolos. Dia juga mengungkap identitas wanita yang diduga terlibat dalam kontak senjata itu.

''Jumiatun Muslimayatun, istri Santoso. Jumiatun berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat,'' kata Sutiyoso kepada merdeka.com, Selasa (19/7).

Sedangkan dua lainnya, menurut Sutiyoso, Tini Susanti asal Poso, Sulawesi Tengah, istri Ali Kalora. Lalu, Nurmi Usman asal Bima, Nusa Tenggara Barat, istri Basri. Suami mereka merupakan anggota kelompok Santoso.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut salah satu teroris yang tewas memiliki ciri khas seperti Santoso yaitu ada tahi lalat di dahi. Hari ini jasad pria berjanggut itu akan dibawa ke RS Bhayangkara di Palu.

Baku tembak antara Satgas Tinombala dengan kelompok Santoso di wilayah pegunungan desa Tambarana, Pesisir Utara Poso, Sulawesi Tengah, terjadi Senin (18/7) sekira pukul 17.00-17.30 WITA. Santoso merupakan buronan nomor wahid polisi tanah air hingga masuk dalam daftar teroris global Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat. (dri)

Tags

Terkini

Monumen SMSI Menjadi Salah Satu DTW di Cilegon

Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Jumat, 29 Mei 2026 | 21:15 WIB