PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Perihal tidak disiplinnya jam ngantor Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau, telah sampai ke telinga Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman. Ia pun geram mendapat laporan bahwa ada sejumlah ASN yang sengaja memborong absen kehadiran tidak sesuai prosedur.
''Saya sudah dapat laporan soal sidak DPRD kemarin. Laporannya juga sudah diserahkan ke BKP2D (Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah). Kegiatan sidak seperti itu bagus, artinya dewan menjalankan fungsi pengawasannya,'' kata Andi Rachman kepada GoRiau, Kamis (14/7/2016) di Pekanbaru.
Ia pun meminta agar kepala dinas dan sekretaris dinas bisa meningkatkan tingkat kedisiplinan para ASN yang ada dalam satuan dinasnya itu. Dengan harapan agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Pasalnya, hanya karena ulah beberapa oknum yang tidak disiplin imbasnya dapat mencoreng kinerja seluruh ASN di lingkup Pemprov Riau.
''Sekarang terserah kepada BKP2D, apa sanksinya terutama bagi yang suka borong absen dan manipulasi absen. Harusnya absen itu menekennya tertib. Saat masuk pagi teken, masuk setelah istirahat teken, pulangnya baru teken lagi. Tapi ini malah diborongnya sekaligus,'' jelasnya. (dri)