JAKARTA, RIAUSATU.COM-Libur lebaran tidak membuat satuan tugas (satgas) kebakaran hutan dan lahan atau karhutla ikutan libur.
Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, mengatakan selama bulan Ramadhan pihaknya melakukan safari bersama Danrem dan Kapolda Riau ke beberapa kota di Riau.
''Kita secara sosialisasi sudah dilakukan ke hampir seluruh kota di Provinsi Riau,'' kata dia di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Jakarta, Selasa (12/7/2016), sebagaimana dilansir inilah.com.
Dia menjelaskan penanganan yang dilakukan yakni dengan mengecek hotspot apakah ada yang mencurigakan. ''Pagi hari ketika melihat ada hot spot kita lakukan pengecekan ke lapangan spt bagaiman kondisinya apa betul keyakinan kita di atas 70 persen habis, itu kita lihat bisa tidak ditangani secara darat kalau tidak bisa apa harus via water booming lewat udara,'' ujar dia.
Dia bilang Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menempatkan helikopter di Pekanbaru dan itu sangat membantu
penanganan karhutla. ''Begitu selesai tentu kita buat laporan dan kita analisa. Kalau ada yang menyangkut masalah pelanggaran hukum, Pak Kapolda menindaklanjutinya,'' terangnya.
Dia mengatakan kemarin tiga hari sebelum lebaran, danlanud turun ke lokasi di daerah Tesonilo dan didapati ada rumah yang penguninya sudah tidak ada di tempat dan beliau ambil tindakan supaya penguni itu tidak datang lagi. ''Ini yang kita lakukan. Kalau memang ada yang tertangkap ini akan diproses,'' tukasnya. (dri)