nasional

Nuzul Alquran, Bupati Ajak Masyarakat Tingkatkan Pemahaman Alquran

Redaktur
Rabu, 22 Juni 2016 | 15:15 WIB

TEMBILAHAN, RIAUSATU.COM - Panitia Hari Besar Islam (PHBI) menggelar peringatan Nuzul Alquran, Selasa (21/6/2016) malam. Kegiatan ini dihadiri Bupati Inhil, diwakili Sekda Inhil H Said Syarifuddin.

Kegiatan kerjasama dengan panitia Milad ke-51 Inhil yang diadakan di Mesjid Agung Al-Huda Tembilahan ini mendatangkan penceramah Ustadz Hanief Noor Al-Bughuri, pimpinan Sekolah Islam Shabilla-Batam, dihadiri juga para pejabat Pemkab Inhil dan ribuan jamaah masjid kebanggaan masyarakat Inhil ini.

''Nuzul Alquran yang kita peringati malam ini, sesungguhnya memiliki makna dan hakikat yang mendalam, yaitu hadirnya sebuah kesadaran spiritual tentang jati diri manusia sebagai hamba Allah, dan sekaligus sebagai khalifah-Nya,'' ungkap Sekda.

Sebagai hamba Allah, kita dituntut untuk menjadi manusia yang selalu mengabdi kepada-Nya. Sementara itu, untuk melaksanakan fungsi kekhalifahan, AlQuran memberi petunjuk agar setiap manusia memiliki keimanan yang kuat, teguh dalam beribadah, berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur, serta menguasi ilmu pengetahuan dan teknologi, semua itu guna diabdikan bagi kemaslahatan dan kesejahteraan umat manusia.

''Alquran sesungguhnya adalah Kalam Allah sebagai kamus kehidupan, yang setiap saat harus kita buka dan kita baca untuk mendapatkan arti dan makna tentang kehidupan yang sebenar-benarnya. Karena Alquranul Karim merupakan kitab suci umat Islam, yang menjadi landasan ajaran moral yang tidak diragukan lagi kehebatannya bagi kehidupan kita, khususnya masyarakat Indragiri Hilir,'' pesannya.

Berdasarkan petunjuk Alqran tersebut, kuta harus senantiasa menjauhkan dan menghindari segala bentuk keburukan, dengan tetap memelihara amal baik, menjalin persaudaraan dengan penuh rasa kekeluargaan, yang dilandasi dengan semangat persatuan dan kesatuan, untuk mewujudkan kehidupan umat beragama yang berkualitas, harmonis, beriman, bertaqwa dan beramal sholeh.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau ini menambahkan, pembangunan yang berlangsung di Indragiri Hilir tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik saja, akan tetapi pembangunan yang bersifat non fisik seperti pembangunan sosial, budaya dan keagamaan terus ditingkatkan, termasuk bidang pembinaan keagamaan terhadap generasi bangsa, dalam memahami dan mendalami dari berbagai pengaruh yang dapat menimbulkan lunturnya iman dan akhlaq, serta rasa kebangsaan. (rs5)

Tags

Terkini

Monumen SMSI Menjadi Salah Satu DTW di Cilegon

Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Jumat, 29 Mei 2026 | 21:15 WIB