nasional

Bupati Wardan Sebut SRG Jaga Kestabilan Harga Kelapa di Inhil

Redaktur
Selasa, 21 Juni 2016 | 17:13 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merupakan daerah penghasil kelapa terbesar di Indonesia. Sistem Resi Gudang (SRG) kini digunakan untuk menjaga kestabilan komoditas negeri yang terkenal dengan Pantai Solopnya ini.

''Alhamdulillah kemarin Sistem Resi Gudang kita telah ditandatangani oleh Menteri Perdagangan. Semoga bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat kedepannya,'' tutur Bupati Inhil HM Wardan saat ditemui pers di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Senin (20/6/2016) sore.

Pemkab Inhil tak hanya berupaya menjaga kestabilan harga kelapa, tetapi juga memberikan pelatihan kepada masyarakat agar potensi kelapa yang ada dapat dimaksimalkan.

''Sebelumnya harga kelapa di Kuala Enok dan Tembilahan saja bisa berbeda. Dengan SRG diharapkan ada keseragaman harga,'' ujarnya.

Selama ini harga kopra tidak masuk ke dalam SRG. Jadi harga kelapa ditentukan oleh pengusaha-pengusaha lokal.

''Dengan SRG, kopra sudah masuk bursa perdagangan. Sehingga harganya ditentukan oleh harga pasaran dunia,'' jelas Bupati Wardan yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Dengan hamparan kebun kelapa seluas 432 ribu hektare di Inhil, maka Inhil merupakan Kabupaten dengan hamparan kelapa terluas di Indonesia. Sebanyak 70 persen masyarakat Inhil tergantung dengan kelapa. (rs5)

Tags

Terkini

Monumen SMSI Menjadi Salah Satu DTW di Cilegon

Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Jumat, 29 Mei 2026 | 21:15 WIB